Airlangga Akui Dapat Restu dari Senior Golkar

Nov/AU/P-2
12/12/2017 09:08
Airlangga Akui Dapat Restu dari Senior Golkar
(ANTARA/Risky Andrianto)

CALON Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartato mengklaim telah memperoleh restu dari sejumlah politikus senior partainya untuk diusung menggantikan Setya Novanto melalui musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

"Saya sudah meminta izin kepada senior Golkar seperti BJ Habibie, Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, dan sejumlah tokoh lain. Saya Airlangga siap maju sebagai calon Ketum Golkar," katanya dalam agenda deklarasi DPD tingkat I Golkar untuk digelarnya munaslub pergantian ketua umum di Gedung DPD II Golkar, Bekasi Selatan, kemarin.

Menurut Airlangga yang juga Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja, mayoritas senior Partai Golkar telah memberikan dukungan kepadanya untuk maju sebagai calon kuat pengganti Setya Novanto dalam munaslub yang diagendakan berlangsung pada akhir Desember 2017.

Airlangga juga mengklaim dukungan terhadap dirinya datang dari sejumlah sayap partai seperti Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), Satuan Karya (Satkar) Ulama Majelis Dakwah Islamiyah, dan Himpunan Wanita Karya.

Ia juga mengakui desakan digelarnya munaslub datang hampir dari 80% dewan pimpinan daerah tingkat II dan mayoritas DPD tingkat I di 34 provinsi di Indonesia.

"Sebanyak 32 dari 34 DPD tingkat I sudah memberikan dukungan untuk segera digelar munaslub."

Di Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengaku sudah bertemu dengan Airlangga. Namun, pertemuan itu tidak membahas apa-apa.

"Saya tidak punya deal dengan siapa-siapa. Saya punya deal dengan idealisme bahwa Golkar penting untuk negara dan pemerintah. Satu-satunya partai yang tidak ada pemiliknya ialah Golkar karena Golkar ini milik rakyat yang harus dijaga muruah dan konsistensinya kepada rakyat kecil," imbuh Syahrul.

Terkait dengan wacana munaslub, Syahrul menambahkan, mau digelar dalam waktu dekat atau tidak, itu harus jadi momentum dan strategi bagi Golkar untuk melakukan konsolidasi kembali terhadap kepentingan rakyat.

"Jangan biarkan Golkar tidak berdaya karena tidak ada yang bisa jalan jika politiknya tidak normatif. Parpol itu bisa jadi harapan dan kebutuhan rakyat. Golkar harus dibawa ke sana," lanjut Syahrul.

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi juga setuju Munaslub Partai Golkar harus segera dilaksanakan.

"Munaslub itu perlu sekali dilaksanakan karena untuk mendapatkan pimpinan Golkar yang baru yang dipilih para pemilih dari Golkar," kata Siti Hediati atau biasa dipanggil Titiek Soeharto di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya