Meski Kontroversial, DPR Bahas Pergantian Novanto ke Azis

Antara
11/12/2017 12:19
Meski Kontroversial, DPR Bahas Pergantian Novanto ke Azis
(ANTARA/RENO ESNIR)

PIMPINAN DPR menggelar Rapat Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk membahas surat pengunduran diri Setya Novanto sebagai Ketua DPR, kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

"Agendanya membahas surat pengunduran diri kemudian surat penunjukan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Fahri mengatakan ada tujuh surat dari Novanto yang dikirimkan kepada Pimpinan DPR namun Fahri enggan menjelaskan surat apa saja yang dikirimkan Novanto tersebut.

Menurut dia, surat dari Novanto itu diterima Pimpinan DPR setelah diterima Biro Pimpinan DPR. "Pimpinan DPR yang hadir dalam Rapat Bamus adalah saya, Pak Fadli, dan Pak Taufik. Pak Agus Hermanto masih dalam perjalanan dari Semarang," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan institusinya menunggu surat fisik yang dikabarkan dibuat Setya Novanto terkait penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR.

"Ada berita kalau Pak Novanto sudah menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya yang telah ditandatangani namun surat bentuk fisik belum kami terima," kata Fahri di Jakarta, hari ini.

Dia mengatakan surat berbentuk fisik belum diterima Pimpinan DPR karena karena sekretariat DPR libur pada akhir pekan. Namun Fahri mengatakan, kemungkinan surat sudah diterima sehingga Pimpinan DPR menunggu kabar secepatnya apabila bentuk fisiknya diterima.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifuddin Sudding membenarkan ada surat pengunduran diri dari Setya Novanto sebagai Ketua DPR, dan menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR, serta telah diterima Pimpinan DPR.

"Iya sudah ada surat pengunduran diri Pak Novanto pada 4 Desember dan 6 Desember yang ditujukan kepada Pimpinan DPR," kata Sudding di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan dalam surat pengunduran diri tersebut, Novanto menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya di kursi Ketua DPR. Dia mengatakan MKD masih menunggu Pimpinan DPR lainnya karena bisa jadi akan dilaksanakan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas rencana pergantian Ketua DPR. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya