Penunjukan Azis Cedrai Demokrasi Internal Golkar

M Sholahadhin Azhar
10/12/2017 13:41
Penunjukan Azis Cedrai Demokrasi Internal Golkar
(MI/M IRFAN)

KETUA Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut pergantian Ketua DPR secara sepihak mencederai demokrasi. Sebelum Novanto meneken surat itu, ada pertemuan yang diinisiasi Ketua FPG DPR RI Robert Kardinal dan Aziz Syamsuddin dengan mengundang ketua-ketua fraksi lain.

"Apabila informasi itu benar, maka untuk kesekian kalinya oknum politikus Golkar telah mempermalukan bahkan melecehkan Golkar dan DPR," kata Doli melalui keterangan tertulis, hari ini.

Tindakan itu dinilai menempatkan kepentingan pribadi dan kelompok di atas kepentingan partai dan publik. Sikap itu, terang Doli, mengesankan DPR berada di dalam genggaman orang-orang tertentu.

"Perlu diingat sekali pun ketua DPR saat ini adalah haknya Golkar, bukan berarti DPR itu harus tersandera terus menerus mengikuti kepemimpinan Golkar yang memang sedang bermasalah," tegas dia.

Ia juga menegaskan Novanto bukan pemilik Golkar. Kepemimpinan tersangka kasus korupsi KTP-el itu juga telah terdelegitimasi. Logikanya, anggota DPR tidak perlu mengikuti keinginan Novanto maupun Aziz.

DPP juga diminta tegas, terutama bagi kelompok Airlangga Hartarto. "Dalam situasi sekarang ini, jawaban efektifnya adalah segera pleno untuk menetapkan waktu Munaslub, pergantian kepemimpinan Novanto secepat mungkin. Manuver-manuver yang melanggar aturan partai seperti itu akan sering terjadi bila kepemimpinan Novanto dan kroninya ini masih terus berlangsung," beber Doli. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya