Dewan Pakar Golkar Rekomendasikan Munaslub Pekan Depan

Astri Novaria
08/12/2017 19:19
Dewan Pakar Golkar Rekomendasikan Munaslub Pekan Depan
(MI/ARYA MANGGALA)

DEWAN Pakar Partai Golkar merekomendasikan kepada pengurus DPP Partai Golkar untuk menyelenggarakan Munaslub pada 15 - 17 Desember 2017 mendatang.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan rekomendasi itu disampaikan usai menerima aspirasi dari perwakilan pengurus DPD Golkar se-Indonesia dalam upaya penyelamatan partai untuk menghadapi agenda politik nasional yang mulai berlangsung Januari 2018 mendatang.

"Dewan pakar bersama DPD Golkar se-Indonesia memahami dan merekomendasikan ke DPP Partai Golkar dan memberikan penguatan kepada DPP Partai Golkar untuk menyelenggarakan Munaslub tanggal 15 - 17 Desember ini, yang jelas dalam waktu dekat ini," ujar Agung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, hari ini.

Selain itu, Dewan Pakar juga merekomendasikan agar DPP Golkar segera menyelenggarakan rapat pleno pada Senin (11/12) untuk pembahasan Munaslub. Dewan Pakar dan DPD Partai Golkar se-Indonesia meyakini Munaslub sebagai forum tertinggi merupakan jalan konstitusional untuk mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan, terutama untuk penyelesaian masalah partai.

Jika DPP Partai Golkar tidak menyanggupi tanggal 15-17 Desember, Agung menegaskan bahwa munaslub harus dilakukan sebelum tanggal 20 Desember. Alasannya agar memudahkan peserta dari daerah untuk datang ke arena munaslub dan tidak berbenturan dengan agenda liburan.

"Karena agendanya tunggal hanya memilih ketua umum. Agenda yang lain mungkin dipercayakan ke DPP, karena ada juga yang lebih penting soal Ketua DPR, pilkada, semua banyak dan berhubungan dengan negara," tandasnya.

Agung menyarankan munaslub digelar di Jakarta dan berlangsung sederhana. "Di Asrama Haji Pondok Gede juga tidak apa-apa," katanya.

Pada kesempatan itu hadir Wakil Ketua Dewan Pakar Pontjo Sutowo, Rizal Mallarangeng, Yasril Ananta Baharudddin, Notrida Mandica, Chairuddiin Simatupang, Sukirman, Farida Syamsi Chadaria, Retno Susilowatty, Arnanto Nurprabowo, Lamhot Sinaga, dan Rene Manembu.

Sementara dari pihak DPD I Partai Golkar tampak Ketua Koordinator Forum Komunikasi DPD Golkar, Ridwan Bae. Ridwan juga merupakan Ketua DPD Golkar Sulawesi Tenggara. Ada juga Ansha Ahmad DPD I Golkar Kepri, Ruslan Ahmad dari Kalteng, Roland Talapary dari Golkar Maluku dan Djelantik Mokodmpit dan Estefanus Luntungan dari Sulut.

Ridwan Bae menyatakan Munaslub ini bukan bermaksud untuk meninggalkan Setya Novanto di saat Ketua DPR RI itu terbelit kasus korupsi e-KTP. "Tujuannya jelas untuk penyelamatan partai," kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, kunjungan ke Dewan Pakar merupakan tindaklanjut dari kedatangan mereka ke DPP pada 5 Desember lalu. Dalam arti lain, kata Ridwan, kunjungan ke Dewan Pakar dan Dewan Kehormatan ini merupakan permintaan dukungan untuk mengingatkan DPP Golkar agar roda organisasi berjalan dengan baik.

"Dalam surat kami secara tegas antara lain meminta agar pelaksananan Munaslub antara 15-17 Desember. Kehadiran kami di sini memohon pemahaman dan dukungan Dewan Pakar dan semalam juga sudah ke Dewan Pembina, dan setelah itu ke Dewan Kehormatan ini," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya