Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan kembali jajarannya tetap fokus bekerja memasuki tahun politik. Para menteri dan kepala daerah harus tetap berkonsentrasi menyelesaikan tugas pokok mereka.
"Tahun 2018 kita sudah memasuki tahapan awal Pemilu 2019. Jangan sampai karena tahun politik, konsentrasi kita menjadi terganggu. Ini yang perlu kita garis bawahi," ujarnya dalam sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Hadir dalam rapat tersebut para menteri Kabinet Kerja, kepala lembaga negara, Pang-lima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Pada tahun politik, sejumlah agenda berskala internasional digelar di Tanah Air. Seperti Asian Games yang diperkirakan Presiden bakal dihadiri 30 ribu tamu. Ada pula IMF-World Bank Annual Meeting yang bakal menyedot 15 ribu tamu. "Untuk tu saya minta kepada seluruh menteri dan lembaga agar fokus bekerja mengejar target yang telah kita tentukan," tegas Jokowi.
Presiden juga menginstruksikan agar para menterinya langsung ke lapangan memastikan pelaksanaan program pemerintah. Jokowi optimistis dengan begitu target pertumbuhan ekonomi 5,4% pada 2018 bisa terwujud.
Para menteri dan pemimpin lembaga negara pun diinstruksikan untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi, khususnya inflasi. "Hati-hati juga dengan perubahan cuaca yang ekstrem. Hati-hati juga dengan bencana di beberapa daerah. Karena ini akan berpengaruh pada stabilitas harga," tandasnya.
Kepentingan sesaat
Guna mendukung kelancaran pilkada serentak 2018, kepolisian bakal melibatkan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah dan masyarakat. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaksanaan pilkada yang mengakibatkan polarisasi di masyarakat perlu menjadi perhatian semua unsur pimpinan Polri di wilayah.
Menurut Tito, unsur pimpinan kepolisian daerah dan kepolisian resor harus menghitung dengan cermat kebutuhan kekuatan dan peta kerawanan daerah. "Agar diperhatikan betul-betul setiap daerah dibuat rencana operasi yang matang. Sesuai karakter wilayah masing-masing. Kerawanan masing-masing," ujar Kapolri di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Pilkada serentak 2018 bakal digelar di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyatakan bahwa kinerja Polri dan TNI akan lebih mudah bila kontestan pesta demokrasi tidak menggunakan isu sensitif yang dapat mengoyak persatuan bangsa.
Tito meminta jangan sampai latar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menjadi isu untuk menyerang pihak lain. "Boleh berpihak ke mana, tapi ingat idealisme untuk menjaga persatuan dan kesatauan, jangan sampai masyarakat terbelah. Negara ini tidak boleh terkoyak, masyarakat tidak boleh terkonflik, apalagi mengorbankan kebinekaan hanya demi kepentingan politik sesaat," tegas Kapolri. (P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved