Perlu Figur Muda Gantikan Novanto Pimpin DPR

05/12/2017 19:48
Perlu Figur Muda Gantikan Novanto Pimpin DPR
(MI/Rommy Pujianto)

PERLU figur muda yang punya prestasi politik dan peka terhadap kesejahteraan rakyat, untuk memimpin DPR.

Dalam pandangan Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Bidang Politik Syahmud Ngabalin, DPR perlu figur muda seperti itu untuk menduduki kursi ketua DPR. Figur tersebut juga harus cakap dalam komunikasi serta luwes dalam pendekatan dengan fraksi-fraksi partai politik yang ada di legislatif.

Hal itu disampaikan Syahmud di Jakarta, Selasa (5/12), menanggapi munculnya sejumlah nama kader Partai Golkar yang digadang-gadang bisa menggantikan posisi Setya Novanto dari kursi ketua DPR.

“Hampir semua pihak sudah mulai berancang-ancang melirik posisi Ketua DPR. Sementara masalah yang dituduhkan ke Pak Novanto sebagai ketua DPR yang masih sah saat ini, masih belum jelas. Sementara itu nama-nama untuk menduduki posisi ketua DPR mulai bermunculan ibarat para peselancar di atas ombak di bibir pantai,” ujarnya.

Menurut Syahmud, kalaupun ada pergantian ketua DPR, figur tersebut juga harus mampu menunjukkan kualitasnya seperti Novanto.

“Pak Novanto telah menunjukkan prestasi yang sangat luar biasa dalam dinamika antara parlemen dan pemerintah. Bahkan dalam beberapa kesempatan, publik juga dapat menyaksikan secara langsung bahwa penempatan alat-alat kelengkapan di DPR berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Pak Novanto. Misalnya, roda gerak DPR dalam fungsinya sebagai lembaga pembuat UU, pengontrol kebijakan pemerintah serta penentu budgeting anggaran negara,” jelasnya.

Dalam kaitan itu, lanjut Syahmud, figur Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo merupakan sosok yang paling pas menjadi suksesor Novanto. Sebab, ia melihat salah satu alat kelengkapan DPR yang dianggap berhasil oleh publik adalah kinerja Komisi III DPR yang dipimpin Bambang.

“Komisi III DPR yang concern soal hukum ini selalu menjadi buah bibir di masyarakat. Saya melihat setiap permasalahan yang dibahas di Komisi III DPR secara bijak bisa dikomunikasikan dan terselesaikan dengan baik. Bahkan bisa diibaratkan seperti angin, terasa namun tidak bisa dilihat,” imbuhnya.

Sosok Bambang Soesatyo atau yang biasa disapa Bamsoet ini juga dianggap mengedepankan kepentingan lembaga daripada kepentingan pribadi. Bahkan selama ini pendekatannya yang bisa dilihat adalah karakter komunikasinya yang saat baik dengan sejumlah kalangan.

“Banyak nama memang yang dipercaya untuk bisa mengayomi lembaga DPR. Namun jika dibandingkan dengan progres yang telah terbukti di Komisi Hukum DPR, posisi Bambang Soesatyo bisa dipastikan mampu menciptakan komunikasi efektif pada lembaga legislatif di Republik ini,” tegasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya