Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat memastikan akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI pada Rabu (6/12) setelah diputuskan dalam Rapat Internal Komisi I DPR pada Selasa siang.
"Kami baru saja selesai rapat Komisi I DPR dan disepakati bahwa Rabu (6/12) dilakukan uji kelayakan dan kepatutan mulai pukul 10.00 WIB," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB. Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan pukul 10.00 WIB dimulai prosesnya dengan dilakukan pemeriksaan administrasi calon Panglima TNI lalu pukul 10.45 WIB baru dimulai uji kelayakan dan kepatutan.
Menurut dia, uji kelayakan tersebut akan dilakukan secara terbuka ketika pemaparan visi-misi namun saat pendalaman akan dilakukan tertutup karena kemungkinan banyak hal yang sifatnya rahasia. "Setelah itu, kami akan rapat tertutup untuk memutuskam menolak atau menyetujui," ujarnya.
Menurut dia materi pendalaman visi-misi calon Panglima TNI akan bermacam-macam yang diajukan anggota Komisi I DPR, namun dirinya menyoroti beberapa hal.
Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan dirinya akan mendalami mengenai Rencana Strategis (Renstra) Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). "Selama pengalaman, pada prinsipnya Komisi I tidak pernah menolak karena itu pilihan terbaik dan persyarartan-persyaratan sudah terpenuhi," katanya.
Dia menilai tidak ada aturannya uji kelayakan harus mendengarkan dahulu masukan publik sehingga hal itu bisa dilakukan sesudah atau sebelum seorang diusulkan menjadi Panglima TNI. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved