Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAHASAN pergantian Panglima TNI akan dikebut Komisi I DPR sebelum masa sidang berakhir pada bulan Desember 2017. Presiden Joko Widodo merekomendasikan kepada dewan dengan menunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Hadi Tjahjanto menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.
"Surat telah diterima pimpinan DPR, nama yang diajukan adalah KSAU. Kita masih punya waktu dua minggu untuk masa sidang ini, harusnya cukup (membahas pergantian Panglima TNI)," ucap Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, hari ini.
Dalam waktu dekat Komisi I akan memanghil Hadi ke Gedung DPR untuk menjalankan tahapan fit and proper test. Seluk beluk kesiapan Perwira TNI berpangkat bintang empat ini akan ditanya. Politikus Golkar ini menyebut, penunjukan Hadi sebagai Panglima TNI diperkirakan akan rampung sebelum pergantian tahun.
"Saya sudah hitung, kan masih ada dua minggu, saya rasa cukup untuk pembahasan di Komisi I," ujar Meutya.
Meutya menolak disebut tahapan fit and proper test untuk Hadi merupakan formalitas. Komisi I, lanjut dia, tetap akan mengulik kemampuan Hadi agar siap menghadapi tantangan terdekat yakni menjaga keamanan dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Hampir tidak pernah ya kita menolak, apalagi kalau calon tinggal, kita yakini bahwa presiden sudah memikirkan matang-matang sekali calonnya," ucap Meutya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjatuhkan pilihannya kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Surat rekomendasi pergantian sudah disampaikan kepada pimpinan DPR.
Surat tersebut diantarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon sekitar pukul 09.00 WIB, Senin, 4 Desember 2017. Isi surat menyebut masa jabatan Gatot akan berakhir pada Maret 2018 dan dilakukan pergantian.
"Mensesneg profesor Pratikno menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan rencana untuk pengangkatan atau pergantian kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin, 4 Desember 2017. (MTVN/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved