Parpol dan Kiai Dukung Khofifah

Faishol Taselan
04/12/2017 08:18
Parpol dan Kiai Dukung Khofifah
(MI/Rommy Pujianto)

PARTAI politik pendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 bertambah setelah Partai Hanura resmi mendukung pasangan itu, kemarin. Surat keputusan (SK) rekomendasi tersebut diberikan Ketua DPD Hanura Jawa Timur, Kelana Aprilianto, kepada Khofifah dan Emil di hadapan Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang.

Sebelum SK diserahkan, Kelana Aprilianto menanyakan lebih dulu ke seluruh kader Hanura yang hadir dalam acara itu. "Apakah kalian sanggup mendukung serta memenangkan Bu Khofifah," tanya Kelana yang disambut sorakan kompak seretak para kader yang menyatakan siap memenangkan pasangan tersebut.

Kesanggupan itu, menurutnya, sangat berarti sebagai bentuk dukungan dari seluruh kader Hanura. Khofifah yang hadir dalam acara itu pun mengaku sangat tersanjung dengan dukungan Hanura.

"Saya melihat ada politik kebangsaan yang dimiliki para pejuang Hanura. Saya melihat ada semangat meraih kemenangan. Saya berterima kasih kepada seluruh kader Hanura terhadap dukungan ini," ujar Khofifah.

Bukan hanya dari parpol, dukungan juga dideklarasikan ratusan kiai, santri, dan relawan dari berbagai daerah untuk pemenangan bakal calon pasangan Khofifah-Emil.

Deklarasi yang dihadiri berbagai elemen masyarakat itu digelar di salah satu hotel di Kabupaten Trenggalek, Sabtu (2/12), yang merupakan salah satu daerah basis Emil.

Sejumlah tokoh pun ikut hadir langsung, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Salahuddin Wahid (Gus Solah), KH Suyuti Thoha dari Banyuwangi, KH Asep Syaefudin Chalim dari Ponpes Amanatul Ummah serta bakal calon wagub Emil Elestianto Dardak.

Mundur

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta Khofifah untuk mundur dari jabatannya sebagai menteri sosial. Ia menyatakan hal tersebut hanyalah sebagai etika karena secara undang-undang Khofifah hanya cukup mengambil cuti selama masa kampanye.

"Saya pikir Khofifah akan melakukan itu," kata Surya Paloh di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kemarin. Hal yang sama juga pernah diutarakan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar Khofifah lebih fokus pada satu hal saja. Saat ini, Khofifah telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai mensos kepada Presiden Jokowi, tetapi belum mendapat jawaban.

Khofifah pun mengungkapkan masih menunggu keputusan RI-1 terkait dengan pengunduran dirinya tersebut. Ia menyatakan mungkin pekan depan baru ada keputusan. Meski demikian, ia pun tak bisa menjamin hal itu.

"Ya mungkin pekan depan, tunggu saja," ujar Khofifah seusai menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2017 di kompleks Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, kemarin.

Ketika ditanya tentang jadwal pertemuan dengan Presiden Jokowi dalam waktu dekat, Khofifah mengiakan. Namun, agenda pertemuan tersebut ialah rapat dalam kapasitasnya sebagai menteri sosial.

"Kalau Presiden yang pimpin, agenda rapat ya rapat, tidak membahas masalah lain. Wes to (sudahlah)," pungkasnya.(Ant/AT/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya