Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) akan menyempurnakan proses pemilihan calon wakil gubernurnya melalui proses konvensi. Selain musyawarah partai pengusung, Emil akan mendengarkan masukan-masuk-an dari sembilan tokoh Jawa Barat untuk pemilihan calon wakil gubernur.
Emil menyebut penyempurnaan konvensi itu sudah disetujui seluruh partai pengusung, yaitu Partai NasDem, PKB, PPP, dan Golkar. "Proses pemilihan wakil ini akan melalui tambahan proses, yaitu dialog dengan tokoh-tokoh Jawa Barat," kata Emil di Bandung, kemarin.
Kesembilan tokoh Jawa Barat yang akan dimintai penilaian, di antaranya Tjetje Padmadinata, Uu Rukmana, Popong Otje Djunjunan (Ceu Popong), Miftah Farid, Erie Riana Harjapamekas, Rizal Ramli, Ganjar Kurnia, serta pemuka agama dari Depok dan kawasan utara Jawa Barat.
"Itu nama-nama yang nanti akan berdialog dengan calon wakil sehingga keputusannya datang dari opini mereka," imbuh Wali Kota Bandung itu.
Saat disinggung adanya kemungkinan peserta konvensi berasal dari luar partai pengusung, Emil tidak mempersoalkannya. Emil bisa menentukan satu calon untuk mendampinginya pada akhir Desember 2017. Penentuan itu harus dilakukan sebelum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Januari 2018.
Harus objektif
Pakar politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran Bandung, Firman Manan, menilai panelis harus memberi penilaian yang objektif terhadap seluruh kandidat. Utamakan kualitas kandidat, jangan faktor kedekatan politik.
Firman menyebut independensi panelis bisa terganggu afiliasi salah satu partai. Penilaian itu tidak bisa dihindari karena adanya panelis yang memiliki kedekatan dengan Golkar, partai pengusung Emil yang juga mengusulkan kader.
"Tentu saja adanya afiliasi ke partai peng-usung bisa berpengaruh. Memang ada persoalan ketika awalnya disebut tokoh-tokoh independen, tapi ada keterkaitan dengan tokoh tertentu," kata Firman saat dimintai konfirmasi di Bandung, kemarin.
Firman berharap setiap panelis harus memiliki independensi dan integritas yang baik sehingga mampu memberi penilaian yang objektif.
Mereka dituntut bisa menanggalkan identitas partai sehingga menempatkan diri sebagai tokoh yang berpengalaman di Jawa Barat.
Di sisi lain, Ketua DPD Partai NasDem Karawang, Dian Fahrud Jaman, mendo-rong Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa untuk mengikuti konvensi cawagub mendampingi Emil.
"DPD Partai NasDem Karawang mendo-rong Kang Saan ikut konvensi cawagub untuk mendampingi Kang Emil. Ini merupakan aspirasi kami yang melihat bahwa Kang Saan juga layak untuk ikut," ujar Dian.
Ia menambahkan hal itu bukan hanya usulan DPD Karawang, melainkan juga sudah menjadi aspirasi DPD NasDem di Jawa Barat.(Deo/AD/CS/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved