Tradisi Juara Akrab dengan TNI

Deo/P-4
29/11/2017 09:23
Tradisi Juara Akrab dengan TNI
(MI/RAMDANI)

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono bangga karena kontingen TNI-AD sukses menjadi juara umum di ajang lomba tembak antar-Angkatan Darat negara ASEAN atau The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) 2017 di Singapura.

Mulyono berharap prestasi itu tidak hanya menjadi kebanggaan Korps Kartika Eka Paksi, tetapi juga kebanggaan seluruh anak bangsa mengingat masih minimnya prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.

"Tetaplah rendah hati dan tidak sombong atas prestasi yang telah diraih kalian. Besar harapan saya tradisi juara ini berlanjut pada event-event yang akan datang," kata Mulyono yang secara simbolis memberikan hadiah rumah tipe 45 kepada dua atlet.

Mereka ialah Lettu Inf Safrin Sihombing yang telah 10 kali mengikuti AARM dan Serka Priyanta yang 12 kali mengikuti AARM. Safrin mendapat trofi Individual Championship untuk materi pistol putra. Priyanta tahun ini mendapat trofi Individual Championship untuk materi SO.

"Atas prestasinya, saya memberikan apresiasi sebuah rumah tipe 45 kepada Lettu Inf Safrin Sihombing yang telah berpartisipasi dalam AARM sebanyak 10 kali dan tahun ini mendapatkan trofi Individual Championship untuk materi pistol putra," ujar Mulyono.

"Serta Serka Priyanta yang telah berpartisipasi dalam AARM sebanyak 12 kali dan tahun ini mendapatkan trofi Individual Championship untuk materi SO," lanjutnya.

Lomba Tembak AARM 2017 berlangsung di Singapura pada 14-23 November 2017. Kontingen TNI-AD meraih prestasi terbaik dalam sejarah penyelenggaraan karena berhasil memecahkan rekor dengan perolehan sembilan trofi, 31 emas, 10 perak, dan 10 perunggu.

Mulyono berharap bonus yang diraih Safrin dan Priyanta tidak dijadikan sebagai tujuan utama ketika mengikuti ajang olahraga internasional. Menurut dia, seluruh peserta harus meningkatkan profesionalisme individu dan mengharumkan nama bangsa dan negara. "Bagi saya, bonus itu tidak ada apa-apanya dengan apa yang sudah mereka persembahkan kepada bangsa dan negara," kata Mulyono.

Kompetisi yang digelar setiap tahun sejak 1991 itu diikuti sebanyak 10 negara ASEAN.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya