Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR Dave Laksono berharap nama calon Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo keluar pada Desember 2017.
Saat ini, Komisi I masih menunggu surat dari Presiden Joko Widodo.
"Sehingga sebelum masa reses yang akan datang kita sudah bisa melakukan fit and proper dan sebelum akhir tahun kita sudah bisa memiliki nama Panglima TNI yang baru," kata Dave.
Menurut dia, semua matra TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut (AL), maupun Angkatan Udara (AU) mempunyai kesempatan untuk dipilih.
Calon yang dipilih berdasarkan hak prerogatif Presiden Joko Widodo itu perlu mengikuti uji kelayakan.
Syarat calon Panglima TNI tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Calon panglima ialah perwira TNI berbintang empat yang masih aktif.
Dari syarat itu, hanya ada tiga kandidat yang bisa dimajukan untuk menerima tongkat estafet kepemimpin-an TNI.
Ketiganya ialah Kepala Staf AD Jenderal Mulyono, Kepala Staf AU Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Staf AL Laksamana Ade Supandi.
Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menambahkan Presiden punya waktu yang tepat untuk menyerahkan nama yang akan dilakukan uji kelayakan tersebut.
"Prinsipnya menurut saya, karena ini urusan pertahanan memang harus tidak boleh ada rasa grusa grusu. Meski demikian, tidak boleh juga ada proses yang berlama-lama, jadi silakan timing tepatnya saya yakin Presiden paling tahu," kata Meutya.
Soal siapa yang berpeluang menggantikan Gatot, Direktur Imparsial Al Araf menyarankan Presiden memilih Panglima TNI berdasarkan rotasi.
"Sekarang jatahnya Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU)," ucap dia.
Namun, jika Presiden memilih dari AL, masa tugas KSAL Laksamana Ade Supandi akan pensiun pada Mei. Kalau KSAU, masih dua atau tiga tahun lagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved