Idrus Marham Jabat Plt Ketua Umum Golkar

Deo/X-6
22/11/2017 05:41
Idrus Marham Jabat Plt Ketua Umum Golkar
(MI/Adam Dwi)

RAPAT Pleno DPP Partai Golkar memutuskan memilih Idrus Marham sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto yang masih mendekam di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Idrus bakal bertugas sebagai Plt hingga ada keputusan praperadilan yang diajukan Novanto.

"Pertama, menyetujui Idrus Marham sebagai pelaksana tugas ketua umum sampai adanya putusan praperadilan. Kedua, apabila gugatan Setya Novanto diterima di dalam proses praperadilan diterima, tugas Plt berakhir," ujar Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid saat membacakan kesimpulan rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakarta Barat, tadi malam.

Apabila gugatan praperadilan yang diajukan ditolak dan Novanto menolak turun dari jabatan sebagai ketua umum, DPP Partai Golkar akan kembali menggelar rapat pleno untuk meminta yang bersangkutan mengundurkan diri. "Apabila (Novanto) tidak mengundurkan diri, partai akan menggelar munaslub (musyawarah luar biasa)," tambah Nurdin.

Dalam situasi itu Novanto hanya bisa berharap gugatan praperadilan yang diajukannya diterima jika ingin mempertahankan posisi sebagai ketua umum.

"Kalau berkas Novanto dinyatakan P21 dan masuk ke pengadilan, sama dengan praperadilan ditolak. Mundur atau tidak mundur, apabila gugatannya ditolak, Partai Golkar tetap menyelenggarakan munaslub," tegas Nurdin. Terkait dengan posisi Novanto sebagai Ketua DPR, Nurdin mengatakan posisi itu juga bakal dibahas seusai putusan praperadilan.

Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mengatakan pihaknya berharap gugatan praperadilan yang diajukan Novanto bisa dikabulkan.

"Bila tidak, kita sudah melakukan antisipasi supaya Golkar bisa menyelesaikan masalah secara produktif."Idrus menambahkan, struktur kepengurusan di Partai Golkar tidak akan berubah banyak dengan terpi-lihnya dia sebagai plt.

Sebelum rapat pleno dimulai, Novanto dilaporkan sempat menulis surat kepada DPP Partai Golkar dari dalam tahanan KPK. Dalam surat itu Novanto menegaskan bahwa ia tetap Ketua Umum Partai Golkar. Ia pun menunjuk Idrus sebagai plt ketua umum. Untuk posisi plt sekjen, Novanto menunjuk Yahya Zaini dan Aziz Syamsuddin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya