Golkar Segera Tentukan Pengganti Novanto

Christian Dior Simbolon
20/11/2017 17:16
Golkar Segera Tentukan Pengganti Novanto
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akan menggelar rapat pleno untuk membahas kondisi kekosongan kepemimpinan sejak Setya Novanto resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rapat bakal digelar di DPP Partai Golkar, Selasa (2/11). Menurut Koordinator Pemenangan Pemilu Indonesia I DPP Partai Golkar Nusron Wahid, rapat pleno akan membahas dua opsi, yakni mencari pengganti Novanto lewat musyawarah nasional luar biasa (munaslub), atau menentukan pelaksana tugas (Plt) ketua umum hingga masa jabatan Novanto berakhir pada 2019.

"Kalau keputusan politiknya sampai (digelar) munaslub, kemudian diputuskan kapan akan digelar (munaslub). Bisa juga opsi kedua adalah sampai masa periode (kepemimpinan Novanto) ini habis. Berarti 2019. Ini masalah politik. Bukan lagi ada masalah debat hukum," ujar Nusron di Kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakarta, Senin (20/11).

Seperti diberitakan, Novanto resmi menjadi tahanan KPK, Minggu (19/11) malam. Ia dibawa ke rutan KPK setelah sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo akibat kecelakaan tunggal yang dialaminya, Kamis (16/11) malam.

Namun demikian, menurut Nusron, akan lebih baik jika DPP memutuskan mencari pengganti Novanto lewat munaslub. Pasalnya, Plt rentan digugat oleh kalangan internal Partai Golkar yang kecewa.

"Sebaiknya memilih pemimpin masa transisi untuk sampai munaslub. Kenapa? Ini masalah legitimasi. Sewaktu-waktu kalau Plt akan ada yang kecewa, dia akan ajukan Plt lagi," ujarnya.

Lebih jauh Nusron menegaskan, rapat pleno juga belum akan membahas rencana pergantian Ketua DPR yang saat ini dijabat Novano. "Kalau kita tentukan Ketua DPR sekarang, yang menentukan siapa? Sekarang DPP-nya siapa saja kan belum tahu. Kalau Plt sudah mendapatkan legitimasi dari Kumham, baru (bisa dilaksanakan). Kalau belum dapat SK dari Kumham ya enggak bisa. Termasuk evaluasi pilkada. Semua keputusan itu berkaitan," paparnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya