Bangun Kemitraan dan Industri Kreatif

PS/P-2
20/11/2017 08:59
Bangun Kemitraan dan Industri Kreatif
(MI/Rommy Pujianto)

SEMBILAN orang yang akan menjadi Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) periode 2017-2022 sudah terpilih dini hari kemarin.

Hasil Munas Ke-10 KAHMI yang berlangsung di Kota Medan, Sumatra Utara, akhirnya menetapkan Kamrussamad sebagai Koordinator Presidium KAHMI.

Pengusaha yang juga politikus Partai Gerindra itu mendapat suara terbanyak dalam pemilihan Presidium MN KAHMI periode 2017-2022.

Kamrussamad berhasil meraih 431 suara dari total 447 Majelis Wilayah dan Majelis Daerah KAHMI di seluruh Indonesia.

Posisi kedua ditempati mantan Ketua DPR Ade Komaruddin (421 suara).

Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria meriah 365 suara, diikuti Ahmad Dolly Kurnia (334 suara) dan anggota DPR Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi (331 suara). Ketua BPK, Harry Azhar Azis meriah 326 suara, disusul peneliti senior LIPI Siti Zuhro (300 suara), anggota DPR Fraksi Demokrat Herman Khaeron (268 suara), dan mantan anggota KPU Sigit Pamungkas (257 suara).

Kamrussamad yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya.

"Terima kasih kepada keluarga besar KAHMI yang sudah memilih saya. Hal ini menunjukkan konsep kewirausahaan yang saya usung dapat diterima mayoritas keluarga besar KAHMI," katanya.

Dalam visi dan misinya, Kamrussamad mendorong warga KAHMI membangun kemitraan dengan membentuk asosiasi industri kreatif.

Terlebih saat ini era digitalisasi yang seharusnya semakin memudahkan wirausaha dalam memasarkan produk.

Dalam penutuan Munas KAHMI itu, Wapres Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa kemajuan bangsa dengan mewujudkan cita-cita, yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur harus diupayakan dengan kerja keras.

Sebab, tidak ada cita-cita yang dapat direalisasikan tanpa usaha yang dilakukan dengan baik.

Menurut JK, saat ini yang perlu dilakukan oleh KAHMI ialah bagaimana usaha para anggota KAHMI menjadikan keadaan bangsa ini tumbuh dengan seimbang dan memiliki keadilan.

Semua keadilan sosial itu tidak akan jatuh dari langit, tapi semua harus diusahakan dengan baik.

"Akibat kekurangstabilan yang terjadi di negara kita menimbulkan masalah ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang tidak bisa dinikmati semua pihak. Makanya harus diupayakan bagaimana dapat dinikmati oleh semua pihak."

Untuk itu, JK berharap tumbuh kader-kader baru di bidang ekonomi, pengusaha, dan kewirausahaannya lainnya.

Sebab, kalau politisi itu sudah banyak, birokrat juga sudah banyak.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya