Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT gabungan Polri dan TNI terus mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah sukses membebaskan 354 warga yang disandera kelompok itu di Desa Kimbely dan Banti, Distrik Tembagapura, Papua, Jumat (17/11).
"Saya sudah sepakat bersama Panglima TNI, operasi kami lanjutkan untuk melakukan pengejaran. Kemarin hanya beberapa orang yang kena operasi, yang lainnya melarikan diri dengan (membawa) senjata," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Gedung Graha Adya Wicaksana, Jakarta, kemarin.
"Saya beryukur operasi pembebasan tidak ada korban apa pun dari sandera. Sandera bebas tanpa ada luka atau meninggal. Itu baru bisa dikatakan sukses," imbuhnya.
Untuk menghindari kejadian terulang, Tito mengharapkan sekaligus menegaskan untuk tidak ada lagi masyarakat yang datang ke wilayah itu untuk mendulang emas.
Banyaknya orang yang datang karena tergiur keuntungan justru menjadi masalah sosial selama ini.
Sebagai tindak lanjut setelah sandera bebas, Polri bekerja sama dengan Kemensos akan memberikan konseling bagi para sandera.
"Mengembalikan kebugaran dan kesehatan mereka," ujar Karopenmas Polri Brigjen Rikwanto.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan keberhasilan pembebasan sandera merupakan hasil operasi senyap.
"Kepolisian menyiagakan dan mengamankan warga sekitar, TNI bergerak dengan senyap," kata Gatot di Bandung, Sabtu (18/11).
Operasi itu dilakukan pasukan gabungan Kopassus, Bataliyon 751 Raider, dan Tontaipur Kostrad.
Mereka bergerak selama empat hari, kemudian melakukan serangan di dua tempat markas KKB.
Menurut Gatot, sandera yang merupakan warga asli tetap di kampung dengan dijaga TNI dan Polri, sedangkan warga yang bukan dari kampung itu telah diungsikan.
Atas keberhasilan operasi itu, Panglima memberikan penghargaan kepada 58 prajurit berupa kenaikan pangkat luar biasa.
Namun, lima perwira yang memimpin operasi itu menolak kenaikan pangkat.
Alasan mereka, pembebasan itu merupakan tanggung jawab dan tugas mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved