DPD I DIY Gaungkan Penyelamatan Partai Golkar

Agus Utantoro
19/11/2017 11:10
DPD I DIY Gaungkan Penyelamatan Partai Golkar
(ANTARA/Yusran Uccang)

DEWAN Pertimbangan DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan, kasus yang menimpa Setya Novanto, baik kasus korupsi KTP elektronik maupun kasus kecelakaan tunggal, merupakan kasus pribadi, namun berimbas kepada partai yang dipimpinnya, Partai Golkar dan bahkan para kader partai di seluruh Indonesia.

Ketua Dewan Pertimbambangan DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta, Gandung Pardiman menyatakan sangat prihatin situasi yang menimpa Partai Golkar sekarang ini.

"Di masa Reformasi ini sudah ada beberapa petinggi partai politik yang tersandung kasus korupsi yang akhirnya berimbas juga pada anjloknya perolehan suara partai tersebut dalam pemilihan umum," kata Gandung, hari ini.

Belajar dari pengalaman tersebut, ujarnya Partai Golkar tidak boleh bernasib seperti partai lain yg ketumnya kena masalah. Kader, lanjutnya, harus mampu mencari kata kunci penyelesaian masalah, sehingga Partai Golkar tidak menjadi bulan bulanan masyarakat luas.

"Seluruh jajaran wajib mengetuk hati dan kejernihan pikir untuk berani mengambil keputusan akurat. Kader daerah harus jadi pelopor terdepan," ujar mantan anggota DPR RI periode 2009-2014.

Lebih lanjut Gandung Pardiman mengatakan, dalam menghadapi badai dan puting beliung di tubuh Partai Golkar sekarang ini, dibutuhkan persatuan yang kuat di internal partai. Selain itu, tambahnya, soliditas mutlak harus tercipta dan kepentingan partai harus diutamakan.

"Peranan DPD Tingkat I Partai Golkar sangat menentukan hancur tidaknya partai. Kalau daerah salah langkah dalam bersikap maka yang menjadi korban adalah Partai Golkar. Kader daerah harus berani berjuang untuk kepentingan partai," tegasnya.

Gandung mengemukakan, sejarah kelam akan tertulis bahwa Partai Golkar hancur karena peran daerah tidak progresif dan tidak melihat kedepan. Dikatakan, sudah saatnya DPD I Partai Golkar Se Indonesia berani mengatakan yg salah adalah salah yang benar adalah benar dan mengatakan yang baik adalah baik yg buruk adalah buruk.

"Langkah penyelamatan Partai Golkar harus segera dilakukan," katanya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya