Pemerintah Harus Buka Ruang Dialog di Papua

Richaldo Y. Hariandja
17/11/2017 20:41
Pemerintah Harus Buka Ruang Dialog di Papua
(MI/Rommy Pujianto)

DIREKTUR Imparsial Al Araf menilai pemerintah perlu membuka ruang komunikasi yang menyeluruh antara Jakarta dan Papua untuk menyelesaikan persoalan di Papua. Menurutnya, masalah di Papua bukan hanya berada pada aspek ekonomi saja.

"Selama ini pemerintah hanya fokus di ekonomi saja, pendekatan itu tidak salah, tapi enggak cukup, karena akarnya bukan hanya ekonomi. Ada politik, sejarah, ada distrust, ada pelanggaran HAM yang enggak selesai ada persoalan dinamika marjinalisasi dan lain sebagainya," terang dia saat dihubungi Media Indonesia, hari ini.

Membuka ruang dialog, lanjut dia, penting untuk dilakukan untuk mencegah konflik terjadi lagi di Papua yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata yang belum lama ini terjadi. Ruang dialog juga dinilai Al Araf menjadi kunci keberhasilan pemerintah melerai konflik di Aceh.

Oleh karena itu, pendekatan yang sama perlu dilakukan pemerintah di Papua. "Proses penyelesaian konflik di negara apapun enggak bisa sekali atau dua kali tapi itu butuh proses, makanya yang terpenting adalah mulai dulu buka ruang dialog," imbuh dia.

Selama ini, dirinya menilai ruang dialog yang dibuka Pemerintah masih bersifat formalitas. Padahal, yang diperlukan adalah duduk di satu meja yang sama dan membicarakan penyelesaian masalah di Papua secara negosiatif dan intensif. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya