Jokowi Sambut Hangat Gerak Cepat NasDem

Christian Dior Simbolon
16/11/2017 05:53
Jokowi Sambut Hangat Gerak Cepat NasDem
(MI/RAMDANI)

BANGSA Indonesia harus terus meningkatkan etos kerja, produktivitas, dan kedisiplinan nasional.

Hal itu harus dilakukan dengan kecepatan penuh. Tanpa upaya-upaya melakukan perubahan cepat, negeri ini akan kian tertinggal dari negara-negara lain.

Presiden Joko Widodo menegaskan hal itu saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Partai NasDem di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, tadi malam.

Presiden pun mengingatkan bahwa Indonesia sejati-nya sudah tertinggal dari negara-negara tetangga.

Untuk mengatasi ketertinggalan itu, tidak ada pilihan selain ber-gerak cepat dan berubah.

"Kita memiliki potensi besar, tapi kita juga harus menyadari bahwa kita ini sudah ditinggalkan tetangga-tetangga kita. Singapura, kita ditinggal. Malaysia, kita ditinggal. Vietnam, kita juga sudah kalah," kata Jokowi.

Yang menyebabkan Indonesia tercecer dari Singapura, Malaysia, dan Vietnam ialah produktivitas, etos kerja, dan pola pikir.

Karena itu, Presiden memandang perlunya perubahan cepat terhadap ketiga hal itu.

Terkait dengan ketertinggalan Indonesia dari negara-negara tetangga, Presiden mengaku kerap mendiskusikan masalah itu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Dalam konteks itulah Presiden memuji manuver NasDem dalam berbagai bidang yang sangat cepat.

"Partai pimpinan Pak Surya Paloh ini jalannya cepat banget. Jalannya cepat sekali. Tiba-tiba sudah pilih calon gubernur. Yang lain belum, NasDem sudah punya pilihan," ujar Presiden.

"Kecepatan bertindak dan di lapangannya juga cepat, cepat, cepat, cepat. Saya yang melihat dari jauh geleng-geleng, begitu cepatnya NasDem membuat keputusan," cetus Jokowi.

Karena itulah, Presiden berharap, sebagai salah satu motor perubahan, NasDem ikut mengambil bagian memberikan solusi demi kemajuan bangsa.

Apalagi, misi perubahan NasDem sama dengan visi dan misi pemerintahan Jokowi-JK.

"Saya tahu visi-misi Partai NasDem ialah melihat visi kemajuan bangsa negara ke depan," ujarnya.

Sekitar 15 menit Jokowi berpidato di hadapan ribuan kader NasDem. Seusai berpidato, Jokowi langsung kembali ke tempat duduknya.

Pemandu acara sempat mengira Jokowi bakal langsung beranjak dari arena rakernas seusai berpidato.

Ketika ia sudah meminta para hadirin untuk berdiri, Presiden Jokowi malah bergeming dari tempat duduknya karena merasa kerasan di lingkung-an Rakernas NasDem.

Sikap hangat Presiden itu disambut tepuk tangan meriah ribuan kader NasDem.

Capres 2019

Partai NasDem pun malam itu resmi mengukuhkan Jokowi sebagai salon presiden periode 2019-2024.

Kader Partai NasDem yang menghadiri acara Rakernas IV di JI Expo, Kemayoran, menyambut bahagia keputusan tersebut.

"Dengan mengucapkan bismillah, Partai NasDem mengukuhkan Pak Jokowi sebagai calon presiden 2019 sampai 2024," kata Surya Paloh.

Kemudian ratusan kader Partai NasDem langsung berdiri dan berseru, "Jokowi presidenku dan NasDem partaiku!"

Lantas ribuan kader bertepuk tangan dan mengibarkan bendera merah putih kecil.

"Hidup Jokowi!"

Di tengah rakernas yang akan berlangsung hingga besok, Ketua DPW Partai NasDem Aceh H Zaini Djalil menyatakan para kader NasDem bertekad membawa partai itu sebagai pemenang dalam Pemilu 2019.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya