DPD I Golkar Dukung Novanto tetap Ketum Golkar

Astri Novaria
12/11/2017 18:51
DPD I Golkar Dukung Novanto tetap Ketum Golkar
(MI/MOHAMAD IRFAN)

SEJUMLAH pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat satu berkumpul di markas DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Selain meminta petunjuk persiapan Pilkada serentak, kehadiran mereka juga dalam rangka memberikan dukungan kepada sang Ketum Setya Novanto yang kembali tersangka kasus e-KTP.

Ketua DPD I Golkar Provinsi Bali I Ketut Sudikerta menegaskan, mayoritas pimpinan DPD I telah sepakat berkomitmen mendukung kepemimpinan Setya Novanto sebagaimana sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Nusa Dua Bali pada 2016 silam.

"Saya menyampaikan, kita mendukung kepemimpinan Bapak Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk menuntaskan sampai berakhir masa jabatan," ujar Ketut di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (12/11).

Ketut mengklaim, setidaknya ada 28 DPD yang turut hadiri memberikan dukungan kepada sang ketum, 24 provinsi dihadiri langsung oleh ketua DPD I dan empat DPD diwakilkan. Sementara untuk enam DPD lainnya sudah mengkonfirmasi berhalangan hadir.

Pihaknya juga memberikan semangat dan doa kepada Setya Novanto yang kebetulan pada hari ini, Minggu 12 November sedang berulang tahun. Mereka mendukung sang ketum untuk tetap tegas menghadapi kasus hukum yang sedang melilitnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami juga menyampaikan dukungan secara bulat kepada Ketua Umum Bapak Setya Novanto untuk menyelesaikan proses-proses hukum yang dihadapinya," pungkasnya.

Sementara itu, Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) mengaku tidak diundang dalam acara pertemuan DPD I Partai Golkar se-tanah air. Ia menduga ada manuver-manuver politik yang dilakukan oleh loyalis Novanto paska penetapan Novanto menjadi tersangka untuk yang kedua kalinya pada skandal korupsi E-KTP.

"Ya itu jelas bertujuan untuk melepaskan Novanto dari jerat hukum dan tetap mempertahankan posisi sebagai ketua umum Partai Golkar. Kami berharap agar para pimpinan DPD I Partai Golkar tidak terjebak oleh opini-opini yang sesungguhnya bertabrakan dengan hukum dan memposisikan partai ini berhadap-hadapan dengan negara," ungkapnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya