Golkar Jangan Paksakan Duet Emil-Daniel Muttaqien

Astri Novaria
08/11/2017 21:35
Golkar Jangan Paksakan Duet Emil-Daniel Muttaqien
(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/)

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) meminta agar Partai Golkar tidak ngotot menduetkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan Daniel Muttaqien, sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi mengatakan, meski Golkar memiliki 17 kursi, tiga partai yang sudah terlebih dulu mendukung Ridwan seperti PPP, NasDem dan PKB punya lebih banyak kursi, yakni 21.

"Tanpa Golkar pun tiga partai ini sudah bisa mengusung. Itu yang selalu kami ingatkan kepada Golkar supaya tidak memaksakan diri," kata Baidowi, Rabu (8/11).

Baidowi mengatakan, untuk menentukan calon pendamping Ridwan Kamil, tiga partai sudah memiliki kesepakatan informal bahwa penentuan harus berdasarkan pada kajian ilmiah, yaitu hasil survei.

Menurutnya, langkah PPP untuk mencalonkan Uu Ruzhanul Ulum sebagai pendamping Wali Kota Bandung itu juga berdasarkan hasil survei, dari calon-calon yang ada.

"Pak Uu itu bagus surveinya, misalkan dengan Daniel Muttaqien hasilnya lebih bagus Uu. Itu menjadi kekuatan," ungkap Baidowi.

Kombinasi Ridwan dan Uu pun dianggap lebih cocok karena keduanya mewakili masing-masing karakteristik pemilih. Pria yang kerap disapa Emil itu juga dianggap mewakili kaum perkotaan dan nasionalis, sementara Uu sebagai representasi kaum perdesaan, santri, dan priyangan bagian timur.

Sementara itu, jika alasan Golkar mengusung Daniel karena menguasai pantura, Baidowi tetap menilai di Jawa Barat perlu koalisi Islam-Nasionalis.

"Kalau Ridwan Kamil dengan Daniel sama-sama nasionalis. Tidak saling melengkapi," ujarnya.

Untuk itu, PPP meminta agar Emil segera melakukan koordinasi, komunikasi dengan para parpol pengusung agar tidak muncul satu partai yang merasa dominan.

"Harus RK (Ridwan Kamil) yang lakukan komunikasi untuk segera diselesaikan. Toh masih ada waktu hingga Desember," paparnya.

Pertemuan antarparpol pendukung Emil diperkirakan akan dilakukan pekan depan. Hal itu, lanjut Baidowi, agar hal terkait pendamping Emil tidak berlarut-larut dan persiapan pencalonan bisa lebih matang. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya