PDIP Isyaratkan tidak Usung Emil di Pilgub Jabar

Astri Novaria
07/11/2017 22:13
PDIP Isyaratkan tidak Usung Emil di Pilgub Jabar
(MI/ MOHAMAD IRFAN)

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih berhati-hati untuk menentukan siapa yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

Saat ditanya adakah kemungkinan PDIP ikut mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk dicalonkan sebagai bakal calon Gubernur Jabar pada Pemilihan Umum Kepala Daerah 2018, partai berlambang banteng itu justru memberi isyarat untuk tidak mendukung pria yang akrab disapa Emil itu.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai Emil memang punya popularitas yang tinggi, tetapi menurutnya kinerjanya justru dianggap tak cukup cemerlang. Hal itu berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh tim kajian kepemimpinan internal partai berlambang banteng tersebut.

"Kami membandingkan mana yang mampu membangun perubahan yang sistematik, perubahan yang tidak diukur media sosial, tapi ya diukur kerja faktual di lapangan. Dari situ kami simpulkan cukup jauh RK dengan Bima Arya dan Bu Rismaharini dari aspek kinerjanya," ujar Hasto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/11).

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya tak mau ambil pusing ketika Ridwan Kamil justru memilih maju Pilkada Jabar dengan partai politik lain. Adapun saat ini, empat partai telah mendeklarasikan dukungannya untuk RK antara lain Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Golkar.

Lebih lanjut, kata dia, PDIP merupakan satu-satunya parpol yang dapat mengusung sendiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. PDIP menargetkan dapat memenangkan calon yang diusungnya di Pilgub Jabar untuk menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019.

"Kebetulan di Provinsi Jawa Barat PDI Perjuangan dapat mengusung pasangan calon sendiri, sehingga relatif lebih otonom untuk memutuskan kapan dan siapa yang akan diputuskan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Jawa Barat. Calon-calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang diusung oleh PDIP harus punya komitmen untuk menyukseskan agenda politik pada Pemilu 2019," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya