Idrus Sebut Dedi Mulyadi Jiwa Besar Dukung Emil

Ilham Wibowo
06/11/2017 22:14
Idrus Sebut Dedi Mulyadi Jiwa Besar Dukung Emil
(ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi dinilai memiliki jiwa besar sebagai kader Partai Golkar. Dedi disebut telah memahami keputusan yang diambil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dengan memberikan surat keputusan (SK) dukungan resmi kepada Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jawa Barat 2018.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Idrus Marham, meyakini, Dedi merupakan kader Partai Golkar yang patut menjadi contoh. Idrus juga memuji Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu sebagai kader militan.

"Saya percaya terhadap pernyataan Dedi, karena saya kenal Dedi seorang kader militan, seorang pemimpin dan seorang kader yang memberi contoh yang baik," kata Idrus di Kantor DPP Golkar, Slipi Jakarta Barat, Senin (6/11).

Idrus mengapresiasi sikap Dedi yang menghormati keputusan DPP Partai Golkar. Idrus juga memegang komitmen Dedi yang berucap tidak akan mundur sebagai kader Golkar.

"Saudara Dedi menyatakan bahwa apa pun keputusan DPP Golkar saya hormat. Kemudian yang kedua saya adalah kader Partai Golkar, tidak mungkin saya mengkhianati Partai Golkar dan kemudian ditambahkan lagi saya tidak mungkin keluar dari Partai Golkar," ujar Idrus menirukan ucapan Dedi.

Idrus menegaskan, keputusan pencalonan nama yang diusung partai berlambang pohon beringin ini telah final dengan memasangkan Emil bersama Daniel Muttaqien.

DPP Golkar, kata dia, telah menimbang keputusan tersebut dan memberi pemahaman kepada Dedi yang juga sebelumnya berniat akan mencalonkan diri.

"Bahwa 23 Oktober itu sudah diajak bicara, sudah disampaikan tentang pembicaraan yang dilakukan ketika itu oleh ketua harian dan tanggal 24 SK kita buat, ditandatangani ketum dan sekjen dan ini resmi," Idrus memaparkan.

Deklarasi pencalonan Emil akan dilakukan dilakukan segera setelah penyerahan SK Partai Golkar. Idrus menambahkan, dirinya bahkan telah menggajak Dedi untuk bersama-sama menemui Emil membicarakan pemenangan Pilkada Jabar pada 4 November di Bandung.

"Ya saya bicara dengan saudara Dedi, bahkan saya mengajak tapi pada waktu itu saudara Dedi mengatakan, 'kanda saya ada acara yang sudah terjadwal sebelumnya', jadi saya berangkat sendiri," ujar Idrus. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya