Amien Rais Kembali Sarankan PAN Keluar dari Pemerintahan

Astri Novaria
02/11/2017 19:37
Amien Rais Kembali Sarankan PAN Keluar dari Pemerintahan
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

KETUA Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendorong partainya untuk keluar dari koalisi pemerintahan.

Hal itu untuk menjawab pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menilai PAN tidak etis menolak Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

"Betul, Pak JK, sebaiknya PAN keluar. Karena akan jadi beban sejarah," ujar Amien di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/11).

Adapun, beban sejarah yang dimaksud Amien adalah salah satunya kebijakan pemerintah mengenai proyek pembangunan reklamasi, yang dalam persepektif Amien proyek ini tidak untuk kepentingan bangsa melainkan pengembang.

Menurutnya, jika PAN tidak keluar dari koalisi pemerintahan Jokowi-JK, PAN akan dicap sebagai parpol pendukung negara yang tidak melayani masyarakat.

"Ikut memikul dosa rezim ini yang menjadi pelaksana reklamasi dan tidak berpikir untuk kepentingan bangsa tapi pengembang. Kalau tidak keluar, PAN akan dikenal sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, tapi ujung-ujungnya pendukung negara yang meladeni kepentingan pengembang, bukan rakyat," pungkasnya.

Sebelumnya, Amien juga pernah melontarkan pernyataan agar PAN menarik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

PAN juga punya wakil lain di pemerintahan, yakni Sutrisno Bachir yang menjabat Kepala Komite Ekonomi dan Industri Nasional. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya