KPU Terus Matangkan Persiapan Pilkada 2018

Putri Rosmalia Octaviyani
01/11/2017 20:19
KPU Terus Matangkan Persiapan Pilkada 2018
(Ilustrasi)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) terus mematangkan persiapan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 serentak yang akan dilakukan di 17 provinsi.

Hingga saat ini, proses persiapan yang telah rampung ialah dari segi pengalokasian anggaran dan personel KPU di provinsi, kota dan kabupaten.

“Karena selain 17 provinsi, secara total juga akan ada 154 kabupaten dan kota yang menggelar pilkada di 2018,” ujar Ketua KPU Pusat Arief Budiman, dalam Off Air Live Event Indonesia Memilih, di studio Metro TV, Jakarta, Rabu (1/11).

Untuk memantapkan kesiapan dan jumlah personel, saat ini juga tengah dilakukan penambahan anggota di tingkat kecamatan dan kelurahan. Selanjutnya, mereka akan menjalani pelatihan untuk menyiapkan kesiapan diri dalam menjalankan tugas di pilkada.

“Selanjutnya pada Januari mendatang kami akan melakukan pengecekan kesiapan logistik. Kebutuhannya semua di daerah yang akan pilkada,” ujar Arief.

Dikatakan Arief, melihat prosesnya hingga saat ini, ia meyakini pilkada 2018 akan berjalan lancar seperti yang telah dilakukan pada 2017. Untuk menjamin transparansi dan memudahkan masyarakat mendapatkan informasi, KPU juga telah menyiapkan platform sistem informasi pencalonan (silon.kpu.go.id).

“Jadi nanti di sana akan ditampilkan lengkap detail mengenai data, hasil, hingga sumber suara dan detail setiap TPS pemilu,” ujar Arief.

Ia mengatakan, sama halnya dengan sipol.kpu.go.id yang telah lebih dulu berjalan, situs tersebut nantinya diharapkan akan memudahkan, tidak hanya penyelenggara pemilu dalam memantau proses berjalannya pemilu. Namun, juga calon kepala daerah, media, hingga masyarakat yang ingin memantau jalannya pemilu.

“KPU menyadari dalam mewujudkan pemilu yang damai aman transparan dan berintegritas, tidak bisa dilakukan sendirian. Adalah satu yang harus dikerjakan untuk mencapai transparansi dan integritas, dibangun berbagai macam sistem untuk memudahkan tidak hanya penyelenggara pemilu, tetapi juga bagi peserta untuk mengikuti setiap proses pemilu dan mengetahui atau mendapat informasi setiap detail dari proses pelaksanaan pemilu,” tambah Arief.

Sementara itu, Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo mengatakan, merupakan tanggung jawab bersama untuk dapat mewujudkan pemilu yang damai di Indonesia. Tidak hanya untuk pilkada 2018, tetapi juga hingga pelaksanaan Pemilu 2019.

“Pemilu kelima akan dilakukan dan euforianya akan segera dirasakan. Untuk itu peran semua pihak sangat penting untuk bersama-sama mengawal dan mewujudkan pemilu yang lancar dan damai,” papar Suryopratomo.

Ia mengatakan, berharap pemilu yang transparan akan terwujud, khususnya pada Pemilu 2019. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya