Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memastikan tidak ada isu yang terlalu penting dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka.
Menurut Pratikno, Presiden dan SBY sempat menyinggung soal Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas yang telah disahkan DPR menjadi UU.
"Macam-macam. Cerita tentang isu politik, ekonomi, baik global maupun nasional saat ini. Terus kemudian isu-isu kebangsaan termasuk menyinggung sedikit soal Perppu Ormas. Tidak ada yang sangat spesifik," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/10).
Pratikno menuturkan, SBY telah mendukung UU Ormas tersebut. Keduanya, juga sepakat untuk menjaga kebersamaan bangsa Indonesia dari ancaman ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Pratikno menilai, pertemuan yang dibarengi perbincangan empat mata merupakan cara kedua pemimpin tersebut dalam menjalin silaturahmi. Sehingga, Jokowi-SBY dapat saling bertukar pikiran untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.
"Hanya menyinggung saja. Oh ya kemarin kita mendukung Perppu Ormas. Tapi kita harus jagalah kebersamaan. Tapi, ini silaturahmi yang pentinglah sebagai pemimpin ya. Saling bertukar pikiran. Ini pertemuan yang sudah diatur cukup lama. Jadi awalnya kita sudah komunikasi tapi Pak SBY tidak bisa, karena Pak SBY kemana gitu. Setelah itu pulang sebentar, Pak Presiden yang tidak bisa. Setelah itu Pak SBY pergi lagi ke Darwin," paparnya.
Pratikno menuturkan pertemuan keduanya akhirnya dapat direalisasikan setelah putra sulung SBY Agus Harimurti Yudhoyono menghubunginya untuk mengatur kembali pertemuan Presiden Jokowi-SBY, dan baru terlaksana pada Jumat (27/10).
"Mas AHY juga menghubungi saya. 'Memungkinkan Pak Presiden dengan Bapak (SBY) pertemuan?" Terus saya lapor Pak Presiden, kata Presiden 'oh yaudah diatur aja'. Cuma untuk ngatur itu butuh waktu beberapa minggu," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved