PDIP-PKS Siap Koalisi, Dedi Mulyadi Janjikan Kejutan

Bayu Anggoro
28/10/2017 20:52
PDIP-PKS Siap Koalisi, Dedi Mulyadi Janjikan Kejutan
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

RENCANA koalisi PDIP dengan PKS mulai diwacanakan. Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilakukan DPD PDIP Provinsi Jawa Barat, di Bandung, Sabtu (28/10), hadir Netty Prasetiyani, kader PKS yang juga istri Gubernur Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Netty menggunakan kerudung berwarna merah polos. Hal inipun mengundang komentar dari Ketua DPD Provinsi Jawa Barat Tubagus Hasanudin.

"Bu Netty cantik menggunakan kerudung warna merah," katanya. Saat dikonfirmasi, Tubagus tidak menutup kemungkinan akan terjalinnya koalisi PDIP-PKS.

"Mungkin saja," katanya. Meski Netty tidak menghadiri ajang seleksi 'Curah Gagasan' yang digelar PDIP, menurutnya Netty masih berpeluang untuk diusung partainya.

"Saya juga bersahabat dengan gubernur dan Bu Netty," tuturnya. Tubagus pun memastikan dirinya akan melaporkan rencana koalisi dengan PKS ke DPP PDIP.

"Biarkan DPP yang mengkaji, menganalisa," katanya seraya menyebut dirinya akan patuh terhadap keputusan DPP PDIP.

Netty pun membenarkan peluang koalisi kedua partai itu bisa terjadi. "Sangat besar kemungkinannya," paparnya. Terlebih, lanjut Netty, pada Pilgub Sulawesi Selatan dan Jawa Timur koalisi PDIP-PKS sudah benar-benar terwujud.

Netty pun memuji jika koalisi terbentuk karena merupakan kebutuhan masyarakat Jawa Barat saat ini. "Ini akan bagus, koalisi nasionalis-religius," ungkapnya.

Meski begitu, Netty memastikan dia hanya akan maju di Pilgub Jawa Barat 2018 jika partainya menghendaki. Netty tidak akan maju jika partainya tidak menyetujui koalisi tersebut.

"Sebagai kader, saya punya integritas dan loyalitas. Saya akan patuh terhadap apapun keputusan partai," tandasnya.

Dia pun berjanji akan mendukung kader lain yang dipercaya PKS maju pada Pilgub Jawa Barat 2018. "Kalau partai memilih kader lain, saya akan ikut menyukseskan," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Dedi Mulyadi tidak mau komentar banyak terkait nasibnya di Partai Golkar. Meski tidak diusung partainya sebagai calon gubernur, dia mengaku masih semangat untuk berkontestasi pada ajang tersebut.

Bahkan, dia berjanji akan membuat kejutan pada pekan depan. "Nanti lihat saja, hari Senin," ungkapnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya