Peringatan Sumpah Pemuda Momentum Tangkal Radikalisme

Antara
28/10/2017 09:40
Peringatan Sumpah Pemuda Momentum Tangkal Radikalisme
(ANTARA/Moch Asim)

WAKIL Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan mengingatkan radikalisme dan infiltrasi asing merupakan ancaman nyata yang harus dihadapi pemuda Indonesia, dikhawatirkan dapat menggerus nilai-nilai Keindonesiaan dan nasionalisme pemuda.

Ia menilai peringatan Sumpah Pemuda harus dimaknai secara mendalam yaitu pemuda memiliki tugas memperkuat keindonesiaan di berbagai sektor sehinhha mampu membuat Indonesia sejahtera.

"Harus diingat bahwa Sumpah Pemuda adalah tekad pemuda untuk mewujudkan Keindonesiaan, sehingga tugas kita adalah memperkuatnya di berbagai sektor," kata Daniel di Jakarta, Sabtu.

Dia meyakini dengan memperkuat Keindonesiaan di berbagai sektor, dapat mampu membuat Indonesia sejahtera dengan didukung rasa persaudaraan yang kuat, sehingga mampu menghadirkan keadilan sosial bagi segenap rakyat.

Menurut Daniel, peran pemuda saat ini tidak mudah khususnya dalam mempertahankan semangat nasionalisme yang digelorakan saat Sumpah Pemuda 1928, dengan gencarnya infiltrasi budaya asing yang masuk ke Indonesia.

"Pemuda Indonesia harus bersatu, bekerja keras, memiliki nasionalisme, dan pengabdian yang tulus untuk rakyat Indonesia," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu mengingatkan radikalisme dan infiltrasi asing merupakan ancaman nyata yang harus dihadapi pemuda Indonesia, dikhawatirkan dapat menggerus nilai-nilai Keindonesiaan dan nasionalisme pemuda.

Menurut dia, nilai-nilai Keindonesiaan dan nasionalisme pemuda ibarat sebuah lentera kebangsaan yang harus terus menyala ditengah terpaan "badai" budaya asing.

"Kita harus kembali ke akar budaya bangsa Indonesia yang bergotong royong, dengan itu maka kita memiliki modal dasar untuk memakmurkan Indonesia," katanya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya