Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI wujud perhatian mendalam terhadap kecelakaan kapal selam di beberapa negara di dunia, terutama di Asia Pasifik, sejumlah negara melakukan konferensi.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi resmi membuka The 17th Asia Pacific Submarine Conference (APSC) 2017, di Hotel Bumi Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/10).
Kegiatan ini sudah digelar sejak Selasa (24/10) dan akan berakhir pada Jumat (27/10). Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (25/10), Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) mengungkapkan ada 25 negara di kawasan Asia Pasifik dan Eropa yang jadi peserta.
Dalam sambutannya, Kasal mengatakan Konferensi Kapal Selam Se-Asia Pasifik ini adalah sarana saling tukar informasi, pengalaman antarnegara dan menjalin persahabatan.
"Selain itu juga untuk mengetahui perkembangan teknologi dan kemampuan kapal selam, berikut peralatan keselamatan kapal selam suatu negara. Sehingga sangat penting diikuti oleh TNI AL secara periodik dan berkelanjutan," ujar Kasal.
APSC, lanjut Kasal, merupakan agenda tahunan dalam rangka menyatukan para perwira kapal selam dari negara-negara Asia Pasifik dan Eropa. "Diharapkan hasil dari konferensi ini akan sangat bermanfaat bagi kita sekalian, dalam mengembangkan hubungan multilateral sekaligus meningkatkan hubungan antarpengawak kapal selam," tegas Kasal lagi.
Laksamana Ade menuturkan, ajang ini untuk menambah pengetahuan dan wawasan para perwira kapal selam TNI AL dalam pengetahuan SAR kapal selam, demi terwujudnya zero casualty atau bahkan zero accident terhadap unsur kapal selam.
Adapun peserta datang dari Australia, Bangladesh, Brasil, Kanada, Chili, Tiongkok, Prancis, India, Italia, Japang, Malaysia, Belanda, Pakistan, Peru, Polandia, Korsel, Rusia, Singapura, Thailand, Turki, Inggris, AS, UEA, Vietnam, dan tuan rumah Indonesia. Sedangkan 2 organisasi internasional yang hadir ialah International Submarine Escape and Rescue Liason Office (ISMERLO) dan NATO Submarine Escape and Rescue Working Group (NATO SMERWG).
Sedangkan para petinggi TNI AL yang hadir ialah Asrena Kasal Laksda TNI Tri Wahyudi, Aspam Kasal Laksda TNI Agus Heryana, Asops Kasal Laksda TNI INGN Ary Atmaja, Aspotmar Kasal Mayjen TNI Mar Gatot Triswanto, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Kadispenal Laksma TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Kadisopslatal Laksma TNI Didik Setiono, Komandan Satuan Kapal Selam Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa, dan para pejabat lainnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved