Pemerintah AS Akhirnya Minta Maaf

Micom
22/10/2017 19:08
Pemerintah AS Akhirnya Minta Maaf
(ANTARA)

Pemerintah Amerika Serikat melalui Duta besar mereka untuk Indonesia Joseph Donovan telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Duta Besar A.S. Joseph Donovan telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanannya terhadap Jenderal Gatot," sebut pernyataan resmi kedutaan besar AS yang dirilis melalui laman resminya, hari ini.

Untuk itulah, Kedubes A.S. bersedia untuk memfasilitasi perjalanan Jenderal Gatot ke Amerika Serikat. "Kami tetap berkomitmen untuk Kemitraan Strategis kami dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran bagi bangsa dan masyarakat kita."

Bahkan selama akhir pekan ini, lanjutnya, Kedubes AS terus berhubungan dengan staf Jenderal mengenai masalah ini sepanjang akhir pekan, bekerja untuk memfasilitasi perjalanannya.

Panglima TNI rencananya akan berkunjung ke AS untuk menghadiri Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan pada 23 dan 24 Oktober besok di Washington DC. Undangan itu dikirim oleh Jenderal Joseph F Duford dari AS.

Sebelumnya pada Sabtu (21/10), Panglima TNI yang telah siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates. Namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto menegaskan bahwa Panglima TNI tidak akan menghadiri undangan tersebut. Wuryanto juga menyampaikan bahwa Panglima TNI telah melaapor kepada Presiden RI Joko Widodo melalui ajudan, Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi dan Menkopolhukam Wiranto serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Durfort Jr. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya