NU : Jika Ada yang Masih Mempermasalahkan Pancasila, Tangkap

Deny Irwanto
22/10/2017 11:23
NU : Jika Ada yang Masih Mempermasalahkan Pancasila, Tangkap
(Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj -- MTVN/Deny Irwanto)

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, Pancasila adalah ideologi Indonesia yang tidak bisa diganggugugat.

Bahkan, Said Aqil meminta pihak berwajib untuk tidak ragu memproses secara hukum terhadap oknum yang masih menentang Pancasila.

"Pancasila tidak boleh dipermaslahan, saya minta aparat bagi siapa yang mempermasalahkan Pancasila, tangkap! Jelas melanggar dasar undang-undang," kata Said Aqil dalam sambutannya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, hari ini.

Tidak hanya itu, Said Aqil meminta pihak yang masih tidak sepaham dengan Pancasila untuk angkat kaki dari Indonesia. Sebaliknya, Said mengapresiasi semua pihak yang sudah berkontribusi menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonseia hingga saat ini.

"Untuk yang menerima Pascasila silahkan hidup di Indonesia, tapi untu yang menolak dan masih mempermasalahkan Pancasila, silahkan hidup di Afganistan," tegas Said.

Hari ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperingati Hari Santri yang ketiga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Hari Santri 2017 mengangkat tema Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila, dan NKRI.

Dari pantauan di lokasi, acara tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan sejumlah toko lainnya. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya