Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama hari ini memperingati Hari Santri yang ketiga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Hari Santri 2017 mengangkat tema Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila, dan NKRI.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, selama ini peran santri sangat sentral untuk Indonesia. Said Aqil mengklaim, Santri mempunyai peran tersendiri untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar-pilar NKRI berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhinneka Tunggal Ika," kata Said Aqil dalam keterangan pers, hari ini.
Said Aqil menjelaskan, Santri selama ini berdiri di garda depan untuk membentengi NKRI dari berbagai ancaman. Pada 1936, sebelum Indonesia merdeka, kaum santri menyatakan nusantara sebagai Darus Salam.
"Tanpa resolusi jihad NU dan pidato Hadlaratus Syeikh yang menggetarkan ini, tidak akan pernah ada peristiwa 10 November di Surabaya yang kelak diperingati sebagai hari pahlawan," jelas Said Aqil.
Peringatan Hari Santri Nasional dilaksanakan pada 22 Oktober. Presiden RI Joko Widodo menetapkannya dengan Kepres Nomor 22 Tahun 2015. Hari Santri Nasional adalah bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan.
Dari pantauan di lokasi, acara tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan sejumlah toko lainnya. (MTVN/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved