Dewan Pakar Sebut Golkar tidak Salah Pilih Jokowi untuk 2019

Damar Iradat
19/10/2017 19:57
Dewan Pakar Sebut Golkar tidak Salah Pilih Jokowi untuk 2019
(MI/ARYA MANGGALA)

PARTAI Golongan Karya (Golkar) dinilai sudah tepat memilih untuk mengusung Joko Widodo sebagai calon Presiden pada Pemilu 2019. Kinerja Jokowi sebagai Presiden pada periode pertamanya, 2014-2019, dianggap Golkar sudah memuaskan.

Ketua Dewan Pakar Golkar, Agung Laksono, mengatakan, selama tiga tahun memimpin Indonesia, Jokowi menunjukkan progres ke arah yang lebih baik. Kinerja Jokowi yang paling mencolok yakni pembangunan infrastruktur.

"Kemudian momentum pertumbuhan ekonomi pada kisaran yang reasonable dan workable juga dan itu berjalan dengan baik," kata Agung di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (19/10).

Selain itu, ia menyebut, salah satu yang menonjol dari hasil kerja Jokowi yakni postur APBN yang cukup membangun kepercayaan bagi investor. Memang, menurut Agung, hasil belum sepenuhnya seperti yang diharapkan, tapi itu semua sudah dalam jalur yang benar.

Di balik kelebihan pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, ia melihat masih ada kelemahan. Salah satunya yakni angka kemiskinan yang belum turun drastis. Namun, ia percaya pilihan Golkar untuk mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 sudah tepat.

"Golkar tepat pilih Jokowi untuk lanjut 2019-2024. Tinggal bagaimana cari pasangan (cawapres)," tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini baik Golkar dan Jokowi belum membahas soal siapa yang akan dipasangkan dengan Jokowi pada Pilpres dua tahun mendatang. Partai beringin kuning itu tentu bakal menanyakan hal tersebut terlebih dahulu kepada Jokowi.

"Kalau cawapres menurut hemat kami ya pada waktunya nanti dipandang sudah pas, baru diawali konsultasi Ketum (Setya Novanto) dengan Pak Jokowi, dari situ bisa berkembang, bisa dari internal Golkar, bisa dari luar, bisa dari kalangan profesional. Kita belum bisa ambil kesepakatan, karena belum ada dan dianggap belum waktunya," tandasnya. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya