Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Adhyaksa telah merampungkan penelitian berkas perkara terkait kasus ujaran kebencian via daring yang dilakukan kelompok Saracen. Dalam kasus tersebut sudah 3 tersangka yang berkasnya dilimpahkan untuk disidangkan.
Demikian penjelasan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rachmad di Jakarta, Rabu (18/10). Menurutnya, berkas satu tersangka baru yang sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Utara tercatat atas nama Muhammad Faizal Tonong.
Beberapa waktu lalu kejaksaan juga sudah melimpahkan berkas perkara untuk tersangka Muhammad Abdullah Harsono ke Kejari Pekanbaru, Riau. Sementara tersangka Sri Rahayu Ningsih telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Cianjur pada Senin (16/10).
"Tersangka Faizal Tonong sudah dilimpahkan ke Jakarta Utara. Soal kapan sidangnya saya belum tahu," ujar Noor Rachmad.
Mengenai status dua tersangka lain, yaitu Jasriadi dan Asma Dewi, imbuh Noor, masih menunggu dari pihak kepolisian. Berkas perkara untuk kedua tersangka tersebut belum diserahkan penyidik Polri lantaran masih menunggu kelengkapan berkas.
Saracen mulai jadi perhatian publik setelah para pengurusnya ditangkap tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Mereka dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang Perubahan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, atau Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.
Kelompok Saracen mulai eksis menyebarkan ujaran kebencian berkonten SARA sejak November 2015. Mereka menyebarkan isu SARA melalui grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan grup lain yang menarik minat warganet.
Saracen mengunggah konten ujaran kebencian dan berbau SARA berdasarkan pesanan. Media-media yang mereka miliki, baik akun Facebook maupun situs akan memasang berita atau konten yang tidak sesuai dengan kebenaran atau tergantung permintaan.
Para pelaku pun menyiapkan proposal untuk disebar kepada pemesan. Setiap proposal ditawarkan dengan harga puluhan juta rupiah. Akun yang tergabung dalam jaringan grup Saracen lebih dari 800 ribu. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved