Berkompetisilah Secara Harmoni di Tahun Politik

Dero Iqbal Mahendra
11/10/2017 20:55
Berkompetisilah Secara Harmoni di Tahun Politik
(MI/RAMDANI)

SEMUA pihak harus berfikir dan berkompetisi secara positif dalam melaksanakan kegiatan pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, hingga pemilihan presiden.

"Coba kita berkompetisi secara harmonis dan bisa saling memberikan pujian maka negara bisa maju, dan itu adalah tugas kita bersama. Kita harus memulai memperkenalkan sebuah kompetisi gaya baru dari saat ini, berkompetisi secara harmoni," ujar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menerima kunjungan dari calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (11/10).

Surya melihat dari berbagai pencalonan para kepala daerah adalah berdasarkan keinginan untuk pengabdian kepada masyarakat, dan memberikan yang terbaik dalam mengisi kemerdekaan bangsa melalui pembangunan. Oleh sebab itu dirinya menyerukan agar setiap elemen bangsa dapat berfikir positif.

Menurutnya, semua adalah saudara dan berbeda partai merupakan sebuah perbedaan biasa. Namun dirinya menekankan bahwa dalam setiap persaingan tidak selamanya harus dijalankan dengan kompetisi yang keras, saling menghina, saling menjelakkan dan saling merusak satu sama lainnya.

"Capek kita selama ini, orang lain semua salah, orang lain semua jelek tetapi tidak pernah mengakui bahwa dirinya juga ikut jelek. Kita harus berani mentertawakan kelemahan dan kebodohan diri sendiri," jelas Surya.

Dalam kesempatan yang sama Sekjen NasDem Johnny G Plate menyatakan bahwa cara berpolitik dengan isu-isu pragmatis, memecah belah atau bahkan isu politik identitas, sudah menjadi barang masa lalu. Seharusnya yang dibangun adalah demokrasi dengan menggunakan norma-norma dengan benar dan gagasan brilian untuk pembangunan.

"Politik identitas itu politik abad 19, dan kita sekarang sudah ada di abad 21 dengan demokrasi moderen. Jangan lagi menggunakan politik identitas yang memecah belah bangsa, itu jaman dulu," pungkas Plate. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya