Presiden Minta Polri Jamin Kondusifitas Selama Pilkada 2018

Damar Iradat
09/10/2017 12:38
Presiden Minta Polri Jamin Kondusifitas Selama Pilkada 2018
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo meminta kepolisian untuk bisa meredam suhu politik semasa Pilkada serentak 2018. Jangan sampai suhu politik di tengah masyarakat memanas selama kontestasi Pilkada.

Jokowi mengatakan, setiap gelaran Pilkada, suhu hangat politik dinilai wajar. Namun, ia mengingatkan, tugas pemerintah dan kepolisian yakni dapat mengendalikan agar situasi politik tidak berubah menjadi panas.

"Naik boleh tapi sedikit, hangat dikit tapi tidak sampai panas. Karena politik ya seperti itu," kata Jokowi di hadapan perwira kepolisian dalam Apel Kasatwil di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 9 Oktober 2017.

Jokowi mengatakan, dalam Pilkada, apalagi masa kampanye, hal yang benar bisa menjadi tidak benar, dan hal yang tidak benar menjadi lebih tidak benar lagi. Namun, mantan Wali Kota Solo itu melihat masyarakat mulai berubah menghadapi situasi-situasi seperti itu.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga mengingatkan agar kepolisian bisa bersikap netral selama Pilkada serentak 2018. Jangan sampai keberpihakan tersebut malah mencoreng citra polisi.

Terakhir, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar Polri dan TNI bisa solid dalam menjaga kondisi selama Pilkada. Karena, menurutnya, keberhasilan negara dalam mengamankan Pilkada yakni saat Polri dan TNI solid.

"Tapi saya yakin, di setiap pilgub, pilbup kuncinya hanya satu, asal dilihat masyarakat, asal dilihat kontestan dan pendukungnya, dilihat TNI dan Polri itu solid, itu sudah rampung," ujarnya. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya