Panglima TNI Akui Berpolitik

Golda Eksa
03/10/2017 23:34
Panglima TNI Akui Berpolitik
(ANTARA)

PANGLIMA TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak menampik jika dirinya yang diposisikan sebagai orang nomor satu di militer pasti terlibat dalam percaturan politik. Penegasan itu disampaikan Gatot seusai meninjau Gladi Bersih Upacara Parade dan Defile Peringatan HUT Ke-72 TNI Tahun 2017, di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Selasa (3/10).

"Panglima TNI pasti berpolitik. Politiknya adalah politik negara, bukan politik praktis. Saya tidak berfikir menjadi panglima apapun juga, tetapi yang jelas sebagai Panglima (TNI) saya harus melaksanakan tugas saya sebagai konstitusi. Politik saya politik negara," ujar Gatot kepada wartawan.

Disinggung mengenai polemik tertahannya senjata milik Korps Brimob di Kepabeanan Bandara Soekarno-Hatta, yang isunya lantaran masih menunggu rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis TNI, Gatot mengaku siap untuk menjelaskannya.

"Saya baru baca di media, lihat televisi bahwa DPR akan memanggil. Saya pikir DPR itu lambang konstitusi meminta pertanggungjawaban kepada TNI, ya saya dengan senang hati akan memberikan penjelasan. Karena yang saya berikan penjelasan hanya kepada Presiden dan DPR," ujarnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya