Film G30S PKI Potensial Ganggu Psikologis Anak

Christian Dior Simbolon
28/9/2017 18:52
Film G30S PKI Potensial Ganggu Psikologis Anak
(ANTARA FOTO/Rahmad)

WAKIL Ketua DPD RI Darmayanti Lubis mendukung langkah pemerintah melarang film Penumpasan Pemberontakan G30S PKI ditonton anak-anak, karena bisa berdampak buruk bagi psikologis mereka.

Menurut Darmayanti, potongan-potongan aksi kekerasan di dalam film tersebut bisa menimbulkan persoalan serius. "Secara utuh (nonton film) itu ya enggaklah (berdampak). Pemerintah harus ada kebijakan untuk tidak menampilkan yang (kekerasan) yang vulgar itu. Kan bisa dipotong juga, tapi tidak menghilangkan subtansi nilainya," ujar Darmayanti di sela-sela kunjungan ke LP Perempuan dan Anak Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (28/9).

Seperti diberitakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melarang anak usia sekolah dasar dan menengah pertama menonton film ini. Alasannya, konten film garapan sutradara Arifin C Noer itu penuh dengan aksi kekerasan.

Darmayanti menegaskan, perlu ada batasan umur yang jelas bagi anak-anak yang boleh menonton film tersebut tanpa sensor. Itu pun harus didampingi guru atau orangtua. "Kalau niatnya memang baik, kenapa enggak? Itu mengenalkan fakta sejarah. Perlu juga anak-anak itu mengenal fakta sejarah," imbuhnya.

Senada, Komisioner Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPAI) Erlinda mengatakan, sebaiknya film tersebut tidak ditonton oleh anak-anak usia taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). Pasalnya, penalaran anak-anak pada usia tersebut belum terbentuk dengan sempurna.

"Daya pikir, daya tangkap dan sistem syarafnya pun belum berfungsi dengan baik. Di atas usia tersebut mungkin boleh tapi wajib didampingi pendidik yang memang paham esensi dari film tersebut," ujarnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya