Panglima TNI Tepis Upaya Politis Pemutaran Film G30S/PKI

Golda Eksa
22/9/2017 19:59
Panglima TNI Tepis Upaya Politis Pemutaran Film G30S/PKI
(MI/Bary Fathahilah)

RENCANA pemutaran film Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia oleh jajaran TNI tidak bernuansa politis. Film kontroversial tersebut diharapkan dapat memberikan informasi fakta sejarah kepada generasi muda penerus bangsa.

"Sekarang apa, sih yang enggak bisa dipolitisasi? Orang kawin saja bisa dipolitisasi, kan begitu. Jadi, biarkan saja," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9).

Ia pun menanggapi santai isu yang menyebut dirinya sedang bermain di ranah politik dengan rencana pemutaran film tersebut. Maklum, jelang Pilpres 2019 nama Gatot santer disebut sebagai salah satu figur yang bakal berlaga di ajang pesta demokrasi.

"Kan saya bilang, nanti orang kawin saja bisa dipolitisasi, apalagi nonton kayak (film) itu. Ya, wajar saja orang curiga, wajar orang punya persepsi, wajar kan. Sekarang mau berkomentar apa juga wajar yang penting jangan menyebarkan berita bohong."

Menurut dia, film yang telah diputar di beberapa lokasi di lingkup TNI dan ditonton oleh banyak prajurit itu, tidak dilakukan dengan unsur paksaan. Film G30S/PKI tersebut diputarkan atas instruksi dirinya selaku pimpinan tertinggi militer.

"Tanya dong ada yang dipaksa atau tidak? Kalau prajurit saya harus dipaksa, itu urusan saya. Karena itu prajurit saya, makanya saya katakan tidak bisa memengaruhi saya kecuali Presiden," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya