Parpol Wajib Ingatkan Kadernya Menjaga Nasionalisme

Selamat Saragih
11/9/2017 18:43
Parpol Wajib Ingatkan Kadernya Menjaga Nasionalisme
(ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie)

PARTAI politik (Parpol) wajib mengingatkan kadernya tentang prinsip-prinsip Pancasila sebagai upaya menjaga nasionalisme. Sebab, para kader merupakan ujung tombak partai di masyarakat.

"Apalagi dunia sedang tergerus oleh kultur individualisme yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila, yaitu gotong royong," ujar Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dalam pembekalan sekaligus pelantikan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Provisi Kepulauan Riau, Senin (11/9).

Menurut Diaz, dalam keterangan persnya kepada wartawan di Jakarta, dahulu rakyat berkumpul di alun-alun untuk berinteraksi secara langsung, sekarang mulai berkurang karena adanya teknologi. Sementara gejala intoleransi merebak di mana-mana, dengan pembakaran mushola, gereja, hingga wihara. Indonesia tidak bisa seperti ini.

"Kultur individualisme ini tidak boleh memecah nasionalisme bangsa Indonesia, karena bagaimana pun gotong royong masih diperlukan. Itu tugas parpol untuk mengingatkan kadernya," tegas Diaz.

Terkait terobosan pemerintah untuk menurunkan harga semen menjadi Rp500 ribu per sak di Papua, menurutnya, tidak akan pernah terwujud tanpa adanya gotong royong dari beberapa BUMN dan TNI AU. Begitu juga halnya dengan kebijakan BBM satu harga.

Dalam kesempatan itu, Diaz juga mendengarkan aspirasi masyarakat pulau Batam untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi. Salah satunya ialah bagaimana menggairahkan Batam sebagai kawasan ekonomi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya