Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Kementeriaan Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi hari ini kembali masuk kedalam jadwal pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dirinya hari ini diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Ali Sadli (ALS) dalam kasus suap terhasap pejabat Badan Pemeriksa Keuangan RI terkait dengan pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) di Kemendes PDTT tahun 2016. Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan tersebut.
"Benar bahwa yang bersangkutan hari ini kita jadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ALS," ujar Febri saat di konfirmasi Senin (11/9).
Sebagaimana diketahui Anwar Sanusi diduga terlibat dalam upaya menyuap auditor BPK dan juga diduga ikut berkontribusi dalam pengumpulan uang suap. Hal tersebut terungkap ddalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK untuk terdakwa Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan Inspektorat Kemendes, Jarot Budi Prabowo.
Selain Anwar Sanusi, KPK hai ini juga menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi lainnya untuk tersangka Ali Sadli. Di antaranya dua orang berasal dari pihak swasta yakni Rasli Syahrir dan Rasyid Syamsudin. Sedangkan satu orang lainnya yakni Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy.
Ketiga orang saksi tersebut akan diperiksa pada kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Ali Sadli. Lantaran selain kasus suap opini WTP, Ali Sadli juga menjadi tersangka untuk kasus TPPU berdasarkan pengembangan kasus pertamanya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved