Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Bidang Hukum Seknas Jokowi Dedy Mawardi menyatakan bahwa Eggi Sudjana tengah memanfaatkan celah hukum untuk berkelit dari dugaan terlibat di Saracen. Saracen merupakan grup di media sosial yang aktiv melakukan penyebaran kebencian bernada SARA.
"Kasus Saracen ini bukan kejahatan biasa tapi sudah kejahatan luar biasa atas humanity (martabat manusia) yang dampaknya luar biasa buruknya bagi perdamaian dan keutuhan bangsa dan negara NKRI," ujarnya di Jakarta, hari ini.
Ia mengatakan, Eggi melalui pengacara hukumnya secara resmi telah melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri dengan tuduhan melanggar Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Sikap saya sebagai anak bangsa itu tak akan kendur karena adanya laporan Eggi Sudjana. Tak akan pula menarik dukungan saya kepada Kapolri untuk membongkar habis kasus Saracen ini," ujarnya.
Ia pun menantang Eggi untuk mematuhi hukum dengan memenuhi panggilan polisi, jika nantinya dipanggil. Atau, sambungnya, langkah Eggi yang melaporkan sejumlah pihak tersebut, bentuk upaya memanfaatkan celah hukum untuk berkelit dari dugaan terlibat di Saracen
"Kenapa takut dipanggil polisi kalau tidak bersalah. Saya akan datang memenuhi panggilan polisi karena saya merasa tidak ada yang salah dengan ucapan saya mendukung Kapolri membongkar habis kasus Saracen ini.," lanjutnya.
Ia pun menegaskan, dalam kasus Saracen itu tidak ada kaitan sama sekali dengan soal diskriminasi atau kriminalisasi seseorang atau kelompok tertentu atas pandangan dan sikap politiknya yang berbeda dengan Pemerintah bahkan saya keberatan nama besar Bapak Prabowo Subiyanto diseret-seret oleh Eggi Sudjana dalam kasus ini. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved