Presiden : Usut Pemesan Saracen

Rudy Polycarpus
27/8/2017 20:55
Presiden : Usut Pemesan Saracen
(ANTARA/GALIH PRADIPTA)

PENGUSUTAN kasus Saracen, sindikat penyebar ujaran kebencian dan kebohongan harus bisa mengungkap pelaku dan dalang hingga ke akar-akarnya.

"Saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas. Bukan hanya Saracen-nya, tetapi termasuk siapa pun yang mendanai dan memesannya," tegas Presiden Joko Widodo sembari mengacungkan jarinya ketika ditanya di Silang Monas, Jakarta, kemarin.

Jokowi menegaskan, aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan sindikat seperti Saracen memecah belah persatuan bangsa lewat ujaran kebencian. Ia mengakui di tengah arus deras informasi di dunia maya, penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong oleh suatu sindikat sudah sampai tahap meresahkan.

"Individu saja sangat merusak kalau informasinya itu tidak benar, bohong apalagi fitnah. Apalagi yang terorganisasi ini mengerikan sekali. Kalau dibiarkan mengerikan," tegasnya.

Presiden tak peduli siapa dalang yang berada di balik aktivitas Saracen. Walau yang di belakang Saracen adalah seorang jenderal, kata dia, tetap sindikat itu harus diusut.

"Sudah saya sampaikan bahwa jangan berhenti kepada siapa yang di organisasi saja, tetapi juga usut siapa yang pesan. Hal yang penting adalah di situ," tandas Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan, masyarakat untuk selalu menggunakan media sosial untuk hal positif, menyampaikan optimisme, sekaligus menjaga kesantunan dan kesopanan.

"Kalau sudah memecah belah menebarkan hal yang fitnah, mencela orang lain, berbahaya bagi NKRI," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya