Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih steril paska operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semalam. Pintu masuk Gedung Karsa, yang menjadi kantor Ditjen Hubla, dijaga oleh anggota marinir.
"Di sini masih steril," kata seorang anggota marinir yang enggan menyebutkan namanya di Gedung Karsa Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/8).
Untuk memasuki gedung perkantoran di Kemenhub, khususnya Gedung Karsa, memang tak sembarang orang bisa lalu lalang begitu saja. Karyawan biasanya harus menggunakan kartu sebagai akses pintu otomatis.
Sementara pengunjung selain karyawan harus menghadap dulu meja informasi dan menukarkan kartu identitas dengan kartu akses masuk. Pengunjung biasanya ditanya memiliki keperluan apa dan dengan siapa.
"Tapi emang setiap hari di sini (Gedung Karsa) dijaga marinir," ujar salah satu karyawan Kemenhub yang menolak menyebut namanya.
Dari pantauan metrotvnews.com, meja informasi yang berada di Gedung Karsa dijaga ketat oleh dua orang anggota marinir. Mereka berpenampilan rapi dengan berpakaian batik.
Sebelumnya, KPK melakukan penangkapan terhadap pejabat eselon I di Kemenhub. Penangkaoan diduga berkaitan dengan suap.
Informasi yang dihimpun pejabat Kemenhun yang dicokok mengarah pada Dirjen Hubla berinisial TB. Dugaan sementara suap berkaitan dengan izin proyek infrastruktur perhubungan laut.
Kabarnya, semalam KPK pun menggeledah ruang Dirjen Hubla yang berada di lantai 4 Gedung Karsa. Penggeledahan pun tidak berlangsung lama. (MTVN/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved