Rumah Dinas Masih Layak, Apartemen DPR Dibatalkan

Husen Miftahudin
22/8/2017 13:25
Rumah Dinas Masih Layak, Apartemen DPR Dibatalkan
(Setya Novanto -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

KETUA DPR RI Setya Novanto mengintruksikan Ketua Tim Pengkajian Rencana Revitalisasi Kompleks Senayan, Fahri Hamzah, membatalkan rencana pembangunan apartemen. Rumah dinas dewan dinilai sudah mencukupi.

"Kita sudah putuskan, tidak perlu membangun atau menyewa apartemen. Itu sudah final kita putuskan bersama," kata Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/8).

Novanto memiliki pertimbangan bahwa pembatalan pembangunan apartemen karena anggota parlemen sudah memiliki rumah dinas di Ulujami dan Kalibata. Kedua rumah dinas tersebut masih dianggap layak.

"Tempatnya masih terjangkau di dalam melakukan rapat-rapat yang diperlukan saat ini. Jadi saya rasa itu kita batalkan, enggak perlu ada pembangunan apartemen," tegasnya.

Pembangunan apartemen masuk dalam penataan kawasan Kompleks Parlemen. Rencananya, kompleks anggota DPR di kawasan Kalibata dipindahkan ke Taman Ria Senayan.

Seperti diberitakan, DPR RI meminta anggaran tahun 2018 sebesar Rp5,7 triliun. Sebagian anggaran itu digunakan untuk pembangunan gedung baru, perpustakaan, dan apartemen untuk para wakil rakyat. (MTVN/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya