Terduga Teroris di Jambi terkait Pengiriman Militan ke Filipina

Antara
11/8/2017 21:54
Terduga Teroris di Jambi terkait Pengiriman Militan ke Filipina
(Ilustrasi)

KAPOLDA Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto, Jumat (11/8), mengatakan, dua terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror di Kabupaten Muarojambi diperiksa di Mako Brimob memiliki hubungan dengan organisasi Jamaah Anshor Khilafah (JAK).

"Kedua terduga teroris yang diamankan di Muarojambi, tersebut sebelumnya juga sudah setahun terpantau pernah latihan di Riau dan kembali lagi ke Jambi yang kemudian sekitar beberapa bulan lalu terpantau oleh tim Densus 88 dan kemudian diamankan," kata Priyo di Jambi.

Saat ini, tersangka SL, 38, dan RH, 39, masih menjalani pemeriksaan oleh tim Densus 88 di Mako Brimob Polda Jambi dan belum diketahui pasti keterlibatan lebih jauh dan peran keduanya dalam jaringan terduga teroris. Kasus itu ditangani langsung oleh Densus 88.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, mengatakan, tim Densus 88 mengamankan tiga terduga teroris yang ditangkap di Desa Kasang Pudak, Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, diduga terlibat dalam memberangkatkan sejumlah orang ke Filipina.

"Keterlibatan mereka adalah melakukan upaya pengiriman orang-orang ke Filipina," kata Martinus.

Ketiga terduga teroris yang diamankan itu yakni berinisial SL, RH, serta RB, 45, yang merupakan istri terduga teroris dan selain itu kedua diduga terlibat pembuatan bahan peledak.

Saat ini, anggota Densus 88 masih memeriksa secara intensif ketiga terduga teroris itu dan bila mereka terbukti melakukan upaya-upaya yang berkaitan dengan terorisme, maka akan diproses hukum dan bila tidak terbukti, maka akan dikembalikan ke pihak keluarga. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya