DPP Golkar Resmi Usung Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

Reza Sunarya
01/8/2017 20:14
DPP Golkar Resmi Usung Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar
(MI/REZA SUNARYA)

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memastikan tidak ada nama lain yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang selain nama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Keputusan ini diambil di sela Rapat Koordinasi Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar bertempat di kantor partai berlambang pohon beringin tersebut, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (1/8).

Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Khalid, menyebut secara institusi partainya melihat berbagai faktor yang dinilai dapat mempengaruhi konstelasi politik di Jawa Barat. Langkah ini dilakukan mengingat Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia.Â

"Untuk Partai Golkar clear ya, kita ada saudara Dedi Mulyadi. Namun, karena Jawa Barat ini sangat mempengaruhi konstelasi politik nasional, tentu saja harus ada komunikasi, lobi-lobi yang dibangun. Saya kira tidak akan lama," kata Nurdin.

Menurut Nurdin, ada tiga hal penting yang harus segera dilakukan Dedi. Pertama, komunikasi politik dengan partai lain di Jawa Barat. Kedua, penguatan internal DPD Partai Golkar Jawa Barat dan ketiga ialah langkah-langkah peningkatan elektabilitas dirinya secara personal.

Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Jabar, Ade Barkah Surachman, menyebutkan, dengan keluarnya rekomendasi tersebut, otomatis Bupati Purwakarta tersebut akan menjadi satu-satunya bakal calon Gubernur Jabar yang diusung Golkar.

DPP Golkar, sambung Ade, mengeluarkan rekomendasi karena beberapa hal. Dedi dianggap memenuhi tahapan yang telah ditetapkan, berupa dukungan penuh dari seluruh pengurus DPD kabupaten/kota se-Jabar. Selain itu, Dedi terus menjalin komunikasi dengan seluruh masyarakat di pedesaan Jawa Barat.

Setelah surat rekomendasi dikeluarkan, Ade menegaskan, seluruh infrastruktur partai akan bergerak secara aktif meraih simpati dari akar rumput, termasuk memanaskan organ sayap yang dimiliki Partai Golkar. Langkah ini dilakukan agar elektabilitas Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Kalau sudah ada rekomendasi dari DPP Golkar. Sifatnya sudah perintah, seluruh kader harus patuh terhadap perintah itu. Infrastruktur partai dan organ sayap segera menindaklanjutinya dengan menjalin komunikasi massif di berbagai tingkatan," kata Ade. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya