Jalur Independen di Pilkada Sebagai Wujud Kemandirian

25/7/2017 23:58
Jalur Independen di Pilkada Sebagai Wujud Kemandirian
(Dok. MI)

DALAM sistem pemilihan kepala daerah, langkah untuk menggunakan jalur independen menjadi alternatif yang tak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih kalau partai politik bersikap lamban dalam menentukan dukungan.

Hal itulah yang dilakukan komunitas Pemuda Nusantara terhadap La Nyalla Mahmud Mattalitti, agar memilih maju melalui jalur perorangan dalam pilkada di Jatim. Desakan disuarakan komunitas ini karena Ketua Kadin Jatim tersebut memiliki karakter tegas dan berani.

"Dengan maju dari jalur perorangan, akan membuat La Nyalla menjadi independen dan tak bisa diatur-atur pihak lain. Kita tahu kalau dukungan dari parpol pasti akan dibarengi kompromi dan deal politik. Sedangkan gagasan Pak La Nyalla sangat mendasar dan besar," kata Ketua Umum Komunitas Pemuda Nusantara Eko Saputra, di Surabaya, Selasa (25/7).

Dalam siaran persnya itu, Komunitas Pemuda Nusantara meyakini La Nyalla bakal menjadi kuda hitam sekaligus alternatif pilihan kelompok pemilih dari kalangan muda. Selain faktor figur penuh semangat, optimisme yang identik dengan orang muda, juga tawaran program tentang keadilan sosial adalah isu mendasar yang hanya bisa dijalankan oleh gubernur yang tegas dan optimistis.

“Karena itu wajar bila ada kalangan pemilih yang jenuh dengan figur yang itu-itu saja. Apalagi gagasannya standar dan umum. Sudah sering kita dengar di janji-janji pilkada,” tandasnya.

Ia juga menambahkan, dari beberapa riset dan kajian, tingkat kepercayaan masyarakat hari ini lebih kepada ketokohan figur calon, bukan kepada parpol pengusungnya. Dalam beberapa riset di daerah, justru partai politik pengusung bisa menjadi faktor pengurang, apabila terjadi resistensi terhadap partai tersebut di masyarakat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya