Pemerintah Terus Bujuk Parpol Sepakati RUU Pemilu

Achmad Zulfikar Fazli
03/7/2017 20:56
Pemerintah Terus Bujuk Parpol Sepakati RUU Pemilu
(Ilustrasi---MI)

PEMERINTAH terus merayu partai politik terutama pendukung pemerintah untuk memuluskan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pun akan kembali turun tangan untuk bertemu dengan petinggi parpol Selasa (4/7) besok.

"Saya sudah melakukan pendekatan dari semua parpol. Terutama parpol pendukung pemerintah sudah saya ajak bicara semua. Masih ada waktu. Besok akan ketemu mereka lagi," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/7).

Sampai hari ini, pembahasan utama RUU Pemilu soal ambang batas presiden belum menemukan titik temu. Pemerintah dan partai politik yang diwakili fraksi-fraksi di DPR masih berbeda pendapat.

Pemerintah dan beberapa fraksi seperti PDI Perjuangan, NasDem, dan Golkar ingin ambang batas presiden sebesar 20% dari kursi di DPR. Sementara itu, fraksi lain seperti PKB, PAN, dan Hanura ingin ambang batas sebesar 10-15% dan Gerindra bersikeras ingin 0%.

Namun, Wiranto enggan memusingkan adanya perbedaan keinginan soal ambang batas presiden tersebut. Menurut dia, perbedaan pendapat itu hal yang lumrah.

Pemerintah, kata dia, akan berusaha agar secepatnya ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR soal ambang batas ini. Ia ingin semua pihak bisa melunak guna mencari keputusan yang bermanfaat bagi negeri ini.

"Bukan kepentingan parsial, tapi kita ingin mengajak untuk kepentingan politik pemerintah atau politik nasional ke depan. Jadi, jangan kemudian kita pertentangkan keinginan sektoral, enggak akan ketemu," kata dia.

Ia pun enggan berandai-andai berapa besaran ambang batas presiden yang akan diputuskan DPR.

"Tunggu saya ketemu mereka. Siang mungkin di DPR," ucap dia. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya