Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI masih menyelidiki kasus penyerangan terhadap dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/6) malam. Polri menduga pelaku penyerangan memiliki kaitan dengan kelompok radikal IS
Hal itu ditegaskan Wakapolri Komjen Syafruddin. Dia mengatakan, keterlibatan IS didalami. "Hampir ada (kaitannya dengan IS), tapi masih dikembangkan Densus 88," ujar Syafruddin, Sabtu (1/7)
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto menjelaskan kaitan keterlibatan IS juga bisa diduga lantaran kesamaan motif penyerangan hampir sama dengan yang dilakukan dua terduga teroris di Mapolda Sumatra Utara beberapa hari lalu. Terduga teroris di Mapolda Sumatra Utara itu diketahui berafiliasi dengan IS
"Kalau kita lihat motif hampir sama dengan di Medan. Sementara Densus 88 sedang dalami, mudah-mudahan dalam waktu dekat berhasil diidentifikasi," ucap Setyo
Setyo menambahkan, pelaku penyerangan hampir dipastikan adalah Mulyadi. Namun, alamat yang tertera pada identitas KTP yang ditemukan, di Cikarang Bekasi bukan alamat Mulyadi.
Setyo menjelaskan, Mulyadi diketahui bekerja sebagai pedagang kosmetik di Pasar Roxy Bekasi. Polisi akan memastikan identitasnya dengan melakukan tes DNA."Kami akan pastikan dengan cek DNA, akan cari orangtuanya atau saudara kandungnya. Makanya kami katakan masih 75 persen," ucapnya. Baca juga: Polisi Pastikan Mulyadi Pelaku Penikaman Anggota Brimob
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Arthur Tampi menjelaskan melakukan autopsi dan mengambil sampel DNA pelaku. Hingga saat ini kepolisian masih menunggu keluarga pelaku untuk dilakukan pembandingan tes DNA.
Di lain sisi, tim Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sudah melakukan tindakan operasi terhadap dua anggota polisi yang menjadi korban, AKP Dede Suhatmi dan Briptu M Syaiful Bakhtiar. Keduanya mengalami luka di bagian pipi.
"Alhamdulillah kondisinya saat ini relatif membaik," ujar Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri, Kombes Yayok Witarto. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved